50 Rumah Terdampak Pohon Tumbang di Teluknaga, Pemkab Tangerang Siapkan Bangunan Sementara

waktu baca 3 menit
Selasa, 1 Sep 2026 22:27 29 Nazwa

TANGERANG | TD — Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan langkah penanganan darurat bagi warga terdampak pohon tumbang di Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga. Salah satu langkah yang disiapkan yakni pembangunan bangunan sementara bagi warga yang terdampak musibah tersebut.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan rencana tersebut saat mengunjungi keluarga korban dan meninjau lokasi pohon tumbang, Selasa (1/9/2026).

Musibah pohon tumbang terjadi pada Senin (31/8/2026) dan menimpa rumah warga. Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia serta sejumlah warga mengalami luka-luka.

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kejadian tersebut juga berdampak terhadap warga di sekitar lokasi. Maesyal menyebut terdapat kurang lebih 50 rumah warga yang berada di sekitar kawasan terdampak.

“Langkah penanganan jangka pendek bagi keluarga yang terdampak, selain bantuan logistik, kami akan dirikan bangunan sementara nonpermanen. Di sekitar lokasi terdapat kurang lebih 50 rumah warga,” ujar Maesyal.

Menurut Maesyal, pembangunan bangunan sementara menjadi bagian dari penanganan awal pemerintah daerah agar warga terdampak tetap memiliki tempat yang lebih aman selama proses pemulihan berlangsung.

Sebelum pembangunan dilakukan, pemerintah daerah terlebih dahulu melakukan pembersihan material pohon tumbang dan puing-puing di sekitar lokasi. Pengecekan kondisi tanah juga dilakukan untuk memastikan area tersebut aman bagi pembangunan tempat tinggal sementara.

Maesyal meminta perangkat lingkungan bersama warga melakukan pembersihan secara gotong royong agar proses pembangunan dapat segera dimulai.

“Pak RW, minta tolong bantuannya secara gotong royong membersihkan dan merapikan potongan pohon tumbang di lokasi supaya kalau sudah rapi, proses pembangunan bisa segera dimulai besok,” katanya.

Selain rencana pembangunan bangunan sementara, Pemkab Tangerang juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut antara lain berupa sembako dan kasur untuk membantu memenuhi kebutuhan warga dalam masa tanggap darurat.

Maesyal juga mengimbau warga yang rumahnya terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat atau menyewa tempat tinggal di lokasi yang lebih aman. Langkah tersebut dilakukan sembari proses pembersihan dan pemeriksaan kondisi tanah di sekitar lokasi berlangsung.

“Kepada bapak ibu yang terkena musibah untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat atau bisa ngontrak selagi proses pengecekan kondisi tanah dan pembersihan puing berlangsung,” ujarnya.

Di sisi lain, Maesyal menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa untuk segera melakukan pembersihan sekaligus langkah pencegahan guna mengantisipasi kejadian serupa.

Ia menjelaskan, pohon kedondong yang tumbang tersebut mengalami kerusakan pada bagian akar yang diduga akibat dimakan rayap. Kondisi akar yang keropos membuat pohon tidak lagi mampu menopang batangnya hingga akhirnya tumbang dan menimpa rumah warga.

“Kita segera lakukan pembersihan dan langkah preventif lainnya agar kejadian ini tidak terulang lagi,” tegas Maesyal.

Penanganan tersebut diharapkan dapat membantu warga melewati masa darurat sekaligus mempercepat pemulihan kawasan terdampak. Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan bantuan dan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi warga kembali lebih aman dan stabil. (*)

LAINNYA