Citilink Operasikan 43 Armada hingga Semester I 2026, Naik dari 25 Pesawat

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Jul 2026 18:52 48 Nazwa

TANGERANG | TD — PT Citilink Indonesia mengoperasikan 43 armada hingga akhir Semester I 2026, meningkat signifikan dibandingkan 25 pesawat yang beroperasi pada periode yang sama tahun lalu. Penambahan armada tersebut menjadi bagian dari transformasi Garuda Indonesia Group yang didukung Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) untuk memperkuat kapasitas operasional maskapai di segmen penerbangan berbiaya rendah (low-cost carrier/LCC).

Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro mengatakan pengoperasian 43 armada merupakan capaian penting dalam penguatan alat produksi perusahaan. Menurutnya, dukungan Danantara mempercepat kesiapan armada sehingga Citilink mampu meningkatkan kapasitas operasional di tengah pertumbuhan mobilitas masyarakat.

“Pengoperasian 43 armada hingga akhir Juni 2026 merupakan capaian penting dalam penguatan alat produksi Citilink. Dengan dukungan strategis Danantara terhadap transformasi Garuda Indonesia Group, kami dapat meningkatkan kesiapan armada dan kapasitas operasional untuk melayani pertumbuhan mobilitas masyarakat,” ujar Darsito, Kamis (30/7).

Sejalan dengan bertambahnya armada yang beroperasi, rata-rata frekuensi penerbangan Citilink meningkat menjadi 221 penerbangan per hari pada Semester I 2026. Jumlah tersebut naik sekitar 21 persen dibandingkan rata-rata 183 penerbangan per hari pada Semester II 2025.

Peningkatan frekuensi penerbangan tersebut mencerminkan optimalisasi pemanfaatan armada untuk memperluas kapasitas layanan, meningkatkan fleksibilitas perjalanan, serta memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai rute strategis.

Pada Semester I 2026, Citilink juga kembali mengoperasikan sejumlah rute, yakni Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma menuju Padang dan Pekanbaru, Makassar–Palu, serta Jakarta–Malang. Pembukaan kembali rute-rute tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata.

Maskapai juga akan kembali melayani penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, mulai 17 Agustus 2026. Citilink akan mengoperasikan lima rute dari Bandung menuju Medan, Palembang, Denpasar, Balikpapan, dan Surabaya.

Ke depan, Citilink menyatakan akan melanjutkan agenda transformasi bersama Garuda Indonesia Group melalui peningkatan kesiapan dan produktivitas armada, pengembangan jaringan penerbangan, inovasi layanan, serta penguatan disiplin operasional dan tata kelola perusahaan.

Perusahaan menilai dukungan Danantara diharapkan dapat memperkuat fundamental bisnis Garuda Indonesia Group, sekaligus meningkatkan daya saing Citilink di segmen LCC, memperluas konektivitas udara nasional, serta mendukung pertumbuhan industri penerbangan dan perekonomian Indonesia. (*)

LAINNYA