Bupati Maesyal Rasyid Dukung Festival Kampung Budaya Kemuning untuk Lestarikan Budaya dan UMKM

waktu baca 3 menit
Senin, 27 Jul 2026 13:23 38 Nazwa

TANGERANG | TD — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan Festival Kampung Budaya Kemuning yang digelar Balai Adat Keariaan Tangerang di Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Festival yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi ruang bagi masyarakat dan generasi muda untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya lokal, mulai dari kerajinan batik, anyaman, hingga berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menilai Festival Kampung Budaya Kemuning memiliki nilai penting karena tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pemanfaatan potensi daerah.

Menurutnya, keterlibatan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA dalam kegiatan tersebut menjadi langkah positif untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa hadir pada Festival Kampung Budaya Kemuning. Salah satu kegiatannya adalah terkait dengan kerajinan batik, kerajinan anyaman, termasuk juga UMKM. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan peserta siswa-siswi SD, SMP, dan SMA,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, melalui festival tersebut para pelajar tidak hanya melihat hasil karya masyarakat, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung mengenai proses pembuatan berbagai produk kerajinan.

“Kegiatan hari ini sangat penting untuk memberikan edukasi dan menambah keterampilan anak-anak kita. Dari sini mereka bisa mengenal, mengetahui, dan langsung praktik mengelola potensi lokal untuk kepentingan ekonomi keluarga maupun daerah,” katanya.

Bupati Maesyal menilai pengembangan budaya lokal harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, produk budaya seperti batik dan kerajinan tangan memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru.

Ia berharap Festival Kampung Budaya Kemuning dapat menjadi kegiatan berkelanjutan yang mampu memperkenalkan potensi budaya Kabupaten Tangerang secara lebih luas.

“Mudah-mudahan ini bisa membuka lapangan pekerjaan sekaligus menjadi edukasi bagi siswa-siswi di Kabupaten Tangerang yang bisa datang dan melihat langsung kegiatan membatik dan membuat anyaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap keberadaan kampung budaya tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam meningkatkan perekonomian melalui pengembangan produk lokal.

“Harapannya juga supaya dengan batik dan kerajinan ini bisa memberikan pendapatan kepada masyarakat setempat dan pastinya roda perekonomian rakyat ini bisa terus berjalan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Balai Adat Keariaan Tangerang, Rd. Ali Akipin, menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati Tangerang beserta jajaran dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Kampung Budaya Kemuning.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga ilmu yang didapat pada kegiatan ini bisa bermanfaat dan mudah-mudahan membatik bisa menjadi alternatif usaha ke depan. Terima kasih juga kepada teman-teman UMKM yang sudah meramaikan acara ini,” ujar Ali.

Ia berharap Festival Kampung Budaya Kemuning dapat menjadi wadah pengembangan budaya sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis kearifan lokal. (*)

LAINNYA