Lima Kali Berturut-turut Juara MTQ Banten, Ini Pesan Bupati Tangerang untuk Generasi Muda

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Jul 2026 19:57 27 Nazwa

TANGERANG | TD – Keberhasilan Kabupaten Tangerang mempertahankan gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten selama lima kali berturut-turut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas keagamaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat menghadiri acara tasyakuran Kafilah Kabupaten Tangerang atas capaian gemilang pada MTQ ke-XXIII Tingkat Provinsi Banten di Hotel Lemo, Kelapa Dua, Jumat (17/7/2026).

Menurut Bupati Maesyal Rasyid, prestasi yang diraih Kabupaten Tangerang tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga merupakan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan, kerja keras para kafilah, pelatih, pembina, serta doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Pada hari ini kita mengundang seluruh kafilah yang baru saja berjuang membawa nama baik Kabupaten Tangerang pada MTQ tingkat Provinsi Banten. Sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama para pembina, dewan hakim, pelatih, pendamping, para kiai, Ketua MUI, DMI, FKUB, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali menjadi yang terbaik di Provinsi Banten,” ujar Maesyal.

Ia menilai, capaian sebagai juara umum selama lima kali berturut-turut harus menjadi motivasi bagi generasi muda Kabupaten Tangerang untuk terus belajar dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda yang religius, berakhlak, dan memiliki semangat untuk terus berprestasi.

“MTQ ini hanyalah jembatan untuk membawa nama baik Kabupaten Tangerang. Yang lebih penting adalah bagaimana baca tulis Al-Qur’an semakin membudaya dan syiar Islam terus dikumandangkan di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Bupati Maesyal juga mengajak generasi muda untuk terus mempersiapkan diri menjadi kafilah-kafilah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang pada ajang MTQ di masa mendatang.

“Silaturahmi ini harus terus kita jaga sebagai pondasi untuk mempertahankan prestasi di masa mendatang. Kita harus terus mempersiapkan diri, terus berlatih, agar para kafilah tetap menjadi duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang pada MTQ berikutnya,” ujarnya.

Selain mendorong peningkatan kualitas keagamaan, Maesyal menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Tangerang yang dikenal sebagai daerah dengan masyarakat yang religius dan majemuk.

Ia berharap keberhasilan Kabupaten Tangerang meraih gelar juara umum MTQ Provinsi Banten untuk kelima kalinya secara berturut-turut dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an, menjaga persatuan, serta berkontribusi dalam membangun daerah yang religius dan harmonis.

Acara tasyakuran tersebut juga dihadiri oleh seluruh kafilah MTQ Kabupaten Tangerang, para pembina, pelatih, pendamping, dewan hakim, Ketua MUI Kabupaten Tangerang, DMI Kabupaten Tangerang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para kiai, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang. (*)

LAINNYA