Situs SPMB Makin Transparan, Pemkot Tangsel Komitmen Berantas Titip-menitip Bangku Sekolah

waktu baca 2 menit
Kamis, 2 Jul 2026 21:33 55 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi banyaknya apresiasi dari orang tua murid terkait situs pendaftaran yang antiribet dan stabil.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, menyatakan hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi pelayanan publik di Tangsel kini semakin matang, transparan, dan berpihak pada kenyamanan warga.

Asep mengajak masyarakat agar terus memanfaatkan fitur pantauan langsung yang ada di situs resmi guna melihat persaingan nilai atau jarak secara terbuka tanpa rasa waswas.

“Apresiasi dari masyarakat ini menjadi energi tambahan bagi kami. Sejak awal, sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini kami rancang sangat transparan. Ayah dan Bunda bisa memantau langsung posisi seleksi anaknya secara real-time lewat HP dari rumah. Semua jujur, terbuka, dan mengikuti aturan yang ada, jadi tidak ada ruang untuk intervensi atau ‘titip-menitip’ bangku sekolah,” kata dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Asep menjelaskan bahwa kelancaran sistem tahun ini terjadi karena tim teknis Diskominfo telah melakukan penguatan server dan simulasi beban berkali-kali sebelum pendaftaran dibuka.

Selama masa pendaftaran pun, tim cyber disiagakan 24 jam penuh untuk memantau arus trafik.
Ia juga menyelipkan tips ringan agar para orang tua memastikan koneksi internet di rumah atau di HP masing-masing dalam kondisi stabil saat mengunggah berkas penting seperti Kartu Keluarga atau ijazah.

“Kami siapkan sistem ini senyaman mungkin supaya orang tua tidak perlu lagi repot-repot datang dan mengantre di sekolah hanya untuk mencari informasi atau mendaftar. Cukup dari rumah saja,” jelasnya.

Kelancaran sistem ini dirasakan langsung di lapangan. Banyak orang tua murid yang mengaku kaget sekaligus lega karena proses pendaftaran tahun ini jauh lebih mudah dari yang mereka bayangkan.

Sementara, Umar, salah satu warga Kecamatan Setu, menceritakan pengalamannya saat mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 8 Tangsel melalui jalur zonasi (domisili).

“Jujur awalnya saya deg-degan, Mas. Biasanya kan kalau hari pertama pendaftaran dibuka, website-nya langsung lemot atau error karena diserbu bareng-bareng. Tapi kemarin pas saya coba buat akun dan unggah berkas, ternyata lancar-lancar saja. Menunya gampang dipahami, bahkan buat kita yang orang tua ini,” ungkapnya.

Kebahagiaan Umar bertambah karena anaknya dinyatakan lolos seleksi tahap pertama.

Baginya, pembaruan data yang cepat di situs web sangat membantu orang tua agar tidak perlu bolak-balik ke sekolah hanya untuk memantau hasil.

“Petunjuknya jelas sekali. Asalkan kita baca pelan-pelan dan teliti, pasti bisa kok daftar sendiri dari rumah. Alhamdulillah, anak saya juga sudah diterima di sekolah tujuan,” tuturnya. (*)

LAINNYA