7 Buah dan Minuman yang Baik Dikonsumsi Setelah Makan Daging Berlebihan

waktu baca 4 menit
Kamis, 28 Mei 2026 17:42 23 Nazwa

KESEHATAN | TD – Momen Iduladha identik dengan aneka olahan daging yang menggugah selera. Mulai dari sate, gulai, tongseng, rendang, hingga sop daging menjadi menu yang hampir selalu hadir di meja makan masyarakat. Tak sedikit orang yang akhirnya makan daging dalam jumlah lebih banyak dibanding hari biasa karena suasana kebersamaan dan stok daging kurban yang melimpah.

Namun, setelah menyantap daging secara berlebihan, sebagian orang mulai merasakan kondisi tubuh yang kurang nyaman. Perut terasa begah, tenggorokan berminyak, tubuh menjadi lebih haus, mengantuk, hingga muncul rasa panas di lambung atau pusing di bagian tengkuk. Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi, terutama ketika konsumsi daging disertai makanan bersantan, berlemak, dan minim sayur atau air putih.

Kenapa Tubuh Bisa Terasa Tidak Nyaman Setelah Makan Daging?

Daging merah seperti sapi dan kambing memang kaya protein, zat besi, vitamin B12, dan berbagai nutrisi penting lainnya. Namun, daging juga mengandung lemak jenuh dan purin yang cukup tinggi, terutama pada bagian berlemak dan jeroan.

Jika dikonsumsi berlebihan, lemak jenuh dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat sehingga memicu rasa begah, mual, atau asam lambung naik. Sementara kandungan purin dapat meningkatkan kadar asam urat pada sebagian orang yang sensitif.

Selain itu, olahan daging khas Iduladha umumnya dimasak dengan santan, minyak, serta garam yang cukup tinggi. Kombinasi tersebut dapat memicu rasa haus berlebihan, tekanan darah meningkat, hingga tubuh terasa lemas atau mengantuk setelah makan.

Karena itu, konsumsi daging sebaiknya tetap dibatasi. Dalam anjuran gizi seimbang, konsumsi daging merah umumnya disarankan sekitar 70–100 gram per kali makan atau setara kurang lebih 2–3 potong sedang. Jika ingin menikmati beberapa menu sekaligus saat Iduladha, masyarakat dianjurkan mengimbanginya dengan sayur, buah, serta air putih yang cukup.

Konsumsi yang Bisa Membantu Tubuh Lebih Nyaman

1. Nanas

Nanas menjadi salah satu buah yang cukup sering dianjurkan setelah makan daging karena mengandung enzim bromelain. Enzim ini membantu tubuh memecah protein sehingga proses pencernaan terasa lebih ringan.

Selain itu, rasa segar dan sedikit asam pada nanas juga membantu mengurangi rasa enek setelah menyantap makanan berlemak atau bersantan.

2. Semangka

Semangka memiliki kandungan air yang sangat tinggi sehingga membantu tubuh tetap terhidrasi setelah mengonsumsi makanan asin dan berlemak.

Buah ini juga cocok dikonsumsi ketika tubuh mulai terasa panas, haus berlebihan, atau tenggorokan terasa berminyak setelah makan sate maupun gulai.

3. Jeruk

Jeruk kaya vitamin C dan memiliki rasa segar yang membantu mengurangi rasa begah serta mual ringan setelah makan terlalu banyak.

Kandungan airnya juga membantu tubuh terasa lebih ringan dan segar, terutama setelah mengonsumsi daging dalam porsi besar.

4. Yogurt

Yogurt mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan. Konsumsi yogurt dapat membantu menenangkan lambung dan menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.

Minuman atau makanan ini cocok dikonsumsi ketika perut terasa penuh atau kurang nyaman akibat terlalu banyak makanan bersantan dan berlemak.

5. Air Jahe Hangat

Jahe dikenal memiliki efek menghangatkan sekaligus membantu meredakan mual dan kembung.

Minuman jahe hangat dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman setelah makan besar, terutama ketika muncul sensasi begah atau perut terasa “penuh”.

6. Teh Hangat Tawar

Teh hangat tanpa gula banyak dipilih masyarakat untuk membantu mengurangi rasa enek setelah makan daging.

Sensasi hangatnya membantu mulut dan tenggorokan terasa lebih bersih dari rasa berminyak, sekaligus membuat tubuh terasa lebih rileks setelah makan berat.

7. Sayur dan Buah Tinggi Serat

Selain buah-buahan tertentu, konsumsi sayur seperti lalapan, sayur bening, atau tumisan ringan juga penting untuk membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik.

Kandungan serat membantu mengurangi rasa begah dan menjaga pencernaan tetap lancar setelah tubuh menerima asupan protein dan lemak dalam jumlah besar.

Tetap Nikmati Daging, Tapi Jangan Berlebihan

Mengonsumsi daging saat Iduladha tentu menjadi bagian dari tradisi dan momen kebersamaan yang dinantikan banyak orang. Namun, konsumsi yang berlebihan tetap perlu dihindari agar tubuh tidak “kaget” menerima asupan lemak dan protein terlalu banyak dalam waktu singkat.

Menyeimbangkan konsumsi daging dengan buah, sayur, dan minuman yang tepat dapat membantu tubuh tetap nyaman selama perayaan Iduladha. Selain itu, menjaga porsi makan dan memperbanyak air putih juga menjadi langkah sederhana agar momen makan bersama tetap menyenangkan tanpa gangguan kesehatan. (Nazwa)

LAINNYA