Bupati Tangerang Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program NGEMAS di Sepatan

waktu baca 3 menit
Jumat, 8 Mei 2026 13:55 216 Nazwa

TANGERANG | TD — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi utama ketahanan pangan daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melalui program Ngeriung Maesyal (NGEMAS) yang digelar di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Jumat (08/05/2026).

Program NGEMAS menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah daerah dengan para petani dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan pertanian, mulai dari kebutuhan sarana produksi hingga penguatan ekonomi petani di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong pembangunan pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kelompok tani, pengembangan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas infrastruktur pendukung pertanian,” kata Maesyal.

Ia menjelaskan, konsep “ngariung” yang diusung dalam program NGEMAS merupakan bentuk pendekatan partisipatif yang menekankan kebersamaan, musyawarah, dan komunikasi langsung antara pemerintah dengan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan pertanian tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif petani sebagai pelaku utama di lapangan.

“Kita berkumpul bersama dalam rangka ngariung dengan kelompok tani dan masyarakat. Pemerintah daerah hadir untuk mendengar langsung kebutuhan para petani agar sektor pertanian semakin maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” ujarnya.

Maesyal menyebut, penguatan sektor pertanian juga menjadi bagian dari implementasi program Astacita Presiden RI yang menitikberatkan pada pembangunan ekonomi dari desa dan daerah.

Ia menilai, ketahanan pangan harus dibangun dari bawah melalui peningkatan produktivitas pertanian, penguatan kelompok tani, hingga dukungan infrastruktur yang memadai.

“Pembangunan pertanian harus terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari desa dan kecamatan. Jika petani kuat, maka ketahanan pangan daerah juga akan semakin kokoh,” tandasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui OPD terkait telah menyiapkan berbagai program bantuan pertanian pada tahun 2026. Bantuan tersebut meliputi benih, bibit, pupuk, sarana penunjang pertanian, hingga bantuan beras untuk program intervensi masyarakat rentan rawan pangan.

“Sebagian bantuan sudah mulai disalurkan kepada masyarakat. Kami ingin para petani semakin produktif, baik dalam bercocok tanam maupun beternak, sehingga pendapatan mereka ikut meningkat,” jelasnya.

Dalam dialog tersebut, sejumlah petani juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan bantuan bibit tanaman seperti jahe, bawang, tomat, dan cabai. Menanggapi hal itu, Maesyal memastikan pemerintah daerah akan melakukan pembahasan lanjutan bersama dinas terkait agar usulan tersebut dapat direalisasikan secara bertahap.

“Inilah yang menjadi bahan masukan bagi kami untuk menentukan program bantuan selanjutnya. Mudah-mudahan harapan para petani bisa direalisasikan secara bertahap,” katanya.

Di akhir kegiatan, Maesyal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

“Mari kita terus memperkuat kebersamaan dan sinergi demi mewujudkan ketahanan pangan serta pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga menyerahkan secara simbolis bantuan bibit, pupuk, dan traktor kepada kelompok tani serta memberikan santunan kepada anak yatim. (*)

LAINNYA