Lokakarya Pasis Seskoau A-64 Bahas Transformasi TNI AU Menuju Multi-Domain Operations 2026

waktu baca 2 minutes
Selasa, 3 Mar 2026 13:57 0 Nazwa

LEMBANG | TD – Lokakarya Perwira Siswa (Pasis) Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 yang digelar Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) menyoroti transformasi TNI AU menuju konsep Multi-Domain Operations (MDO) sebagai strategi menghadapi dinamika perang modern yang semakin kompleks.

Kegiatan berlangsung di Gedung Widya Mandala I, Lembang, Selasa (03/03/2026), dengan mengusung tema “Transformasi TNI Angkatan Udara Menuju Multi-Domain Operations Guna Menghadapi Era Perang Modern.” Tema tersebut menegaskan komitmen TNI AU untuk memperkuat kesiapan operasional lintas domain dalam menjawab tantangan global.

Komandan Seskoau, Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa perubahan karakter peperangan menuntut kesiapan baru. Ancaman tidak lagi berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dalam domain darat, laut, udara, siber, hingga ruang angkasa.

“Transformasi ini bukan hanya soal modernisasi alutsista, tetapi perubahan paradigma dan strategi. TNI Angkatan Udara harus mampu mengorkestrasi kekuatan multidomain secara terpadu untuk menciptakan keunggulan strategis nasional,” tegasnya.

Lokakarya menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Dinas Hukum TNI AU Marsma TNI Agus Pramono, S.H., LL.M., Ph.D.; Kabid OMU Puskodal Koopsudnas Kolonel Nav Sudaryanto, S.M.; EVP of Standard and Security AirNav Indonesia Veranty, S.SiT., M.Si.; serta Direktur PT Infoglobal Teknologi Semesta J. Adi Sasongko, S.T.

Sebanyak 100 Perwira Siswa mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 84 perwira TNI AU, 4 TNI AL, 2 TNI AD, 3 anggota Polri, serta 7 perwira siswa negara sahabat dari Amerika Serikat, Australia, Cina, India, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Kehadiran peserta lintas matra dan internasional tersebut memperkaya perspektif dalam membangun strategi pertahanan udara modern.

Dalam paparannya, Komandan Seskoau menekankan pentingnya interoperabilitas sistem, integrasi komando dan kendali, serta penguasaan teknologi tinggi sebagai fondasi utama keberhasilan operasi multidomain.

Selain membahas aspek strategis dan doktrinal, lokakarya juga mengkaji pengembangan teknologi TNI AU dalam kerangka Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2025, khususnya terkait pengendalian, pengelolaan, dan status kawasan. Sinkronisasi kebijakan nasional dengan pembangunan kekuatan udara menjadi perhatian utama dalam forum tersebut.

Komandan Seskoau berharap para Perwira Siswa mampu memanfaatkan forum ini secara maksimal untuk menghasilkan rekomendasi yang visioner dan implementatif bagi masa depan TNI Angkatan Udara.

Dengan digelarnya Lokakarya Pasis Seskoau A-64 Tahun Pendidikan 2026, Seskoau kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan strategis dalam menyiapkan pemimpin TNI AU yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi spektrum ancaman perang modern. (*)

LAINNYA