Pemkot Serang Dorong Penguasaan Bahasa Asing Dikalangan Masyarakat, Agis: Bukan Hanya Sarana Pendidikan, Tapi Dapat Ciptakan Peluang Usaha Baru

waktu baca 2 minutes
Kamis, 26 Feb 2026 15:05 0 Deni Kusuma

KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus mendorong peningkatan kemampuan bahasa asing di kalangan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang ekonomi baru.

Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, mengatakan bahwa penguasaan bahasa asing saat ini tidak hanya untuk kepentingan pendidikan, tetapi juga dapat menjadi modal utama dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.

Menurutnya, kemampuan bahasa asing akan sangat mendukung perkembangan sektor pariwisata, industri kreatif, hingga kegiatan event yang tengah didorong pemerintah daerah.

“Penguasaan bahasa asing tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga bisa menciptakan peluang usaha baru. Dengan kemampuan bahasa, masyarakat bisa terlibat dalam sektor jasa, pariwisata, maupun kegiatan ekonomi kreatif lainnya,” ujar Agis, saat mengunjungi pusat pelatihan bahasa inggir dan publik speaking, di Perumahan Puri Agrek, Kota Serang, Kamis (26/2/2026).

Agis menjelaskan, Pemkot Serang saat ini tengah mengembangkan berbagai program peningkatan kapasitas masyarakat seperti Serang Cerdas dan Serang Preneur, yang bertujuan memperkuat kompetensi generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan global.

Selain itu, Pemkot juga mendorong terbentuknya komunitas bahasa asing sebagai bagian dari pembangunan ekosistem kolaboratif di masyarakat. Komunitas tersebut diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus wadah praktik komunikasi bahasa asing secara langsung.
Ia menambahkan, penguatan kemampuan bahasa asing juga sejalan dengan rencana Pemkot Serang menjadikan daerahnya sebagai kota event melalui penyelenggaraan festival musik, budaya, dan berbagai kegiatan kreatif lainnya.

Dengan semakin banyaknya event yang digelar, lanjut Agis, kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu berkomunikasi dengan wisatawan maupun pelaku usaha dari luar daerah bahkan luar negeri akan semakin meningkat.

“Kalau masyarakat kita semakin mahir berbahasa asing, wisatawan akan lebih mudah berkomunikasi saat berkunjung. Ini tentu berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Namun demikian, Agis menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur kota. Ia menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, penataan kawasan publik, serta memastikan pelayanan yang bebas dari pungutan liar agar memberikan rasa nyaman bagi pengunjung.

Untuk mendukung percepatan program tersebut, Pemkot Serang juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk event organizer (EO), komunitas kreatif, serta lembaga pendidikan bahasa untuk menyelenggarakan kegiatan berskala lokal maupun nasional.

Pemkot Serang, lanjut Agis, berkomitmen memberikan dukungan terhadap terbentuknya komunitas-komunitas yang berkontribusi dalam memajukan daerah, sekaligus memperkuat daya saing masyarakat di era globalisasi.

LAINNYA