TANGERANG | TD – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersilaturahmi sekaligus memberi motivasi kepada para atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten VII tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung KONI Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin (16/3/2026).
Acara silaturahmi Ramadan itu dihadiri pengurus KONI Kabupaten Tangerang, para pelatih, pengurus cabang olahraga, serta ratusan atlet yang saat ini menjalani program pembinaan sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov yang rencananya digelar di Kota Tangerang Selatan pada November 2026.
Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid mengapresiasi semangat para atlet yang tetap hadir dan menjalani latihan meskipun sedang berpuasa di bulan Ramadan. Menurutnya, kehadiran para atlet dalam kegiatan tersebut menunjukkan kesiapan untuk menghadapi Porprov Banten ke-7.
Ia menegaskan bahwa olahraga tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menjadi sarana meraih prestasi, mempererat persatuan, serta mengharumkan nama daerah. Selain itu, olahraga juga dapat membuka peluang karier bagi para atlet.
Bupati juga mengingatkan agar seluruh atlet menjaga kekompakan, disiplin menjalani latihan, mengikuti arahan pelatih, serta memperhatikan kondisi fisik, pola makan, dan waktu istirahat agar tetap prima saat bertanding. Ia menilai pengalaman pelatih sangat penting sebagai pedoman bagi atlet dalam meningkatkan kemampuan.
Dengan persiapan yang matang, kerja keras, dan doa dari semua pihak, ia berharap Kabupaten Tangerang mampu meraih hasil terbaik, bahkan menargetkan menjadi juara umum pada Porprov Banten 2026.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Bupati Tangerang terhadap pembinaan olahraga di daerah. Ia mengatakan, kegiatan silaturahmi Ramadan ini juga menjadi ajang untuk menambah motivasi para atlet dan pelatih yang sedang dipersiapkan menuju Porprov.
Menurutnya, saat ini KONI Kabupaten Tangerang terus melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap atlet melalui tim pelatih dan tim sport science guna memastikan kesiapan mereka. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 256 orang yang terdiri dari atlet dan pelatih turut hadir. Setelah Hari Raya Idulfitri, jumlah atlet direncanakan akan bertambah melalui proses seleksi lanjutan.
Ia juga mengingatkan seluruh atlet agar tetap disiplin berlatih selama Ramadan, karena perkembangan mereka terus dipantau dan akan dievaluasi secara berkala. Jika tidak memenuhi standar, maka akan dilakukan sistem promosi dan degradasi agar kualitas tim tetap terjaga. (*)