Program Cetar Dinilai Efektif, Gubernur Banten Beri Penghargaan ke Polres Tangsel

waktu baca 3 minutes
Senin, 5 Jan 2026 12:43 0 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Resor Tangerang Selatan atas terobosan yang dilakukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan piagam penghargaan kepada Kapolres Tangerang Selatan beserta jajarannya atas keberhasilan menjalankan Program Cegah Tawuran (Cetar) dan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) Terpadu.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Andra Soni saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Polres Tangerang Selatan di Jalan Promoter No. 1, Lengkong Gudang Timur, pada Minggu (4/1/2026).

Gubernur menilai, kedua program unggulan Polres Tangsel tersebut terbukti efektif menurunkan angka kriminalitas, khususnya kasus tawuran remaja, di wilayah Tangerang Selatan yang memiliki karakteristik khusus sebagai daerah penyangga ibu kota.

“Provinsi Banten memiliki keunikan tersendiri. Wilayah hukumnya terbagi antara Polda Banten dan Polda Metro Jaya. Bahkan terdapat delapan polres yang wilayah kerjanya melintasi batas administrasi kabupaten dan kota,” ujar Andra Soni.

Meski demikian, ia mengaku bersyukur karena selama lebih dari sepuluh bulan masa kepemimpinannya, koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian berjalan dengan sangat baik.

“Sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah, komunikasi kami terjalin sangat cair, baik dengan wali kota maupun Kapolres Tangerang Selatan,” tuturnya.

Tangsel sebagai Miniatur Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni juga menyoroti kondisi sosial Kota Tangerang Selatan yang sangat beragam. Menurutnya, kemajemukan penduduk menjadikan Tangsel sebagai cerminan keberagaman Indonesia.

“Kota Tangerang Selatan adalah miniatur Indonesia. Seluruh suku dan agama ada di sini,” kata Andra.

Sebagai bagian dari kawasan aglomerasi penyangga Daerah Khusus Jakarta, Tangsel membutuhkan pendekatan pengamanan yang adaptif dan tepat sasaran.

Ia menilai Program Cetar hadir sebagai respons terhadap perubahan pola kenakalan remaja yang semakin dinamis.

“Pola tawuran sekarang berbeda dengan masa lalu. Kejadian tidak lagi mengenal waktu dan bisa terjadi hingga malam hari. Alhamdulillah, melalui Program Cetar, angka tawuran berhasil ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya program tersebut karena menyasar pelajar SMA dan SMK yang secara kewenangan berada di bawah Pemerintah Provinsi Banten.

“Semoga seluruh jajaran Polres Tangerang Selatan selalu diberi kelancaran dalam menjalankan tugas. Terima kasih kepada Kapolres dan seluruh anggota,” pungkas Andra Soni.

Efektivitas Program Cetar

Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Gubernur Banten serta kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas dukungan dan dorongan terhadap berbagai program Polres Tangerang Selatan,” ujar Victor.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama kamtibmas di wilayahnya adalah pencegahan tawuran remaja. Melalui Program Cetar, Polres Tangsel mengedepankan langkah preventif berupa edukasi, penyuluhan, dan pembinaan berkelanjutan.

“Total telah dilaksanakan 6.625 kegiatan yang berdampak pada penurunan angka tawuran hingga 60 persen. Selain itu, fatalitas berupa korban meninggal dunia dan luka berat akibat tawuran juga menurun sebesar 40 persen,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Polres Tangerang Selatan turut memperkuat partisipasi masyarakat melalui pembentukan Siskamling Terpadu di 328 titik serta pelaksanaan patroli rutin guna menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. (*)

LAINNYA