Pemkot Tangsel Cetak Talenta Digital Siap Kerja dengan Kenalkan Expert Goes to School

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Apr 2026 13:33 48 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi memperkenalkan program Tangsel Digital Academy dengan konsep “Expert Goes to School”.

Program ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi digital pelajar melalui kolaborasi lintas sektor yang menghadirkan praktisi industri langsung ke lingkungan sekolah.

Langkah ini juga diperkuat dengan penandatanganan kerja sama antara Diskominfo Tangsel, Institut Teknologi Tangsel (ITTS), dan SMK Negeri 6 Tangsel pada Kamis (16/4/2026).

Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, menyatakan program ini merupakan pionir model pembelajaran berbasis praktik (aplikatif) yang dirancang untuk menjadi percontohan di masa depan.

“Program Tangsel Digital Academy ini kami siapkan sebagai pionir. Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif dengan melibatkan langsung para praktisi ke sekolah-sekolah,” ujar Asep dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

Asep menilai, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah merupakan kunci utama untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.

“Penandatanganan kerja sama ini adalah langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program. Ke depan, kami ingin memperluas implementasi ini ke lebih banyak sekolah di Tangerang Selatan,” jelasnya.

Berbeda dengan pelatihan singkat pada umumnya, program ini dilaksanakan secara intensif. Siswa akan mengikuti pelatihan selama tiga hari setiap minggu dalam kurun waktu tiga minggu.

Untuk materi difokuskan pada penguasaan teknologi informasi, khususnya dasar-dasar pengembangan situs web (website development). Adapun rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Selasa (14/4/2026).

Asep menekankan bahwa pendekatan praktis ini bertujuan menjembatani kesenjangan antara teori di kelas dengan realita di dunia kerja.

“Kita tidak mau sekadar pelatihan sehari dua hari. Intinya, kami ingin betul-betul mencetak adik-adik semua agar memiliki kemampuan (skill) yang mumpuni, bukan sekadar datang sekilas,” tegas Asep.

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), Pemkot Tangsel membuka peluang bagi siswa peserta pelatihan yang memenuhi standar untuk direkrut oleh Diskominfo.

Melalui program ini, Pemkot Tangsel optimistis dapat menciptakan model pembelajaran digital yang adaptif dan berkelanjutan, guna mencetak generasi muda yang unggul di era transformasi digital.

“Saya sudah sampaikan, kalau ada yang memenuhi standar rekrutmen yang ada di tempat kami, ya akan kita rekrut,” pungkasnya. (*)

LAINNYA