Pemkot Tangsel Akan Bongkar Bangunan Liar Penutup Saluran Air di Melati Mas

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Apr 2026 21:33 32 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menunjukkan keseriusannya dalam menangani persoalan banjir. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, turun langsung meninjau sejumlah titik rawan genangan, salah satunya di kawasan Melati Mas, Serpong Utara.

Dalam peninjauan tersebut, Pilar menemukan adanya bangunan liar yang berdiri di atas saluran air hingga menyebabkan penyempitan bahkan penutupan aliran. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu pemicu utama banjir di wilayah tersebut.

“Saluran utama ini harus kita normalisasi, karena saat ini aliran air tidak berjalan optimal akibat tertutup bangunan. Ini yang menjadi salah satu penyebab banjir di titik terendah kawasan,” ujar Pilar di lokasi. Rabu, (22/4/2026).

Ia menjelaskan, bangunan yang menutup saluran air tersebut berasal dari berbagai aktivitas usaha, seperti minimarket hingga tempat pencucian kendaraan. Karena itu, Pemkot Tangsel berencana melakukan penertiban melalui pembongkaran bertahap.

Sebelum penindakan dilakukan, pemerintah akan terlebih dahulu melakukan pendataan terhadap bangunan yang berdiri di atas aset milik daerah. Pemilik bangunan akan diberikan surat peringatan agar melakukan pembongkaran secara mandiri.

“Kita lakukan bertahap. Akan kita surati terlebih dahulu, kita beri kesempatan untuk membongkar sendiri. Kalau tidak, baru dilakukan penertiban oleh Satpol PP,” tegasnya.

Pilar menekankan, pemerintah tidak melarang pembangunan akses di atas saluran air, seperti jembatan kecil. Namun, penutupan secara masif yang menghambat aliran air tidak dapat dibenarkan karena berpotensi menimbulkan sedimentasi dan genangan.

Selain penertiban bangunan liar, Pemkot Tangsel juga menyiapkan sejumlah langkah penanganan lainnya. Di antaranya pembangunan infrastruktur pengendali banjir di titik rawan, normalisasi saluran, serta pembuatan sodetan untuk mempercepat aliran air menuju saluran utama.

Adapun perbaikan fasilitas pendukung juga menjadi perhatian, seperti peningkatan penerangan jalan umum (PJU) dan perbaikan jalan lingkungan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim).

Pilar menerangkan, seluruh rencana tersebut tengah dikaji agar dapat masuk dalam penganggaran tahun berjalan. Dengan demikian, pelaksanaan fisik diharapkan bisa direalisasikan pada tahun depan.

“Kita kaji secara matang dan koordinasikan dengan semua pihak, termasuk warga. Harapannya, tahun depan sudah bisa mulai dieksekusi dan permasalahan banjir di Melati Mas bisa teratasi,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA