Hari Pramuka ke-65, Benyamin Tekankan Pentingnya Karakter dan Penguasaan Teknologi

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Okt 2026 21:30 22 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mendorong Gerakan Pramuka terus berperan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan Benyamin saat memimpin Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 Tingkat Kota Tangsel, Rabu (7/10/2026).

Menurut Benyamin, selama 65 tahun Gerakan Pramuka telah memberikan kontribusi dalam membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki kepedulian sosial, serta mencintai tanah air.

Ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Dharma tetap relevan untuk menjadi pedoman generasi muda di tengah perubahan yang berlangsung cepat.

“Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma telah terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai perubahan zaman,” ujar Benyamin.

Namun, kata dia, pendidikan kepramukaan juga harus mampu mengikuti tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan menjadi salah satu perubahan yang perlu dipahami secara bijak.

Selain itu, generasi muda juga menghadapi berbagai persoalan sosial, mulai dari penyalahgunaan narkotika, perundungan, kekerasan, penyebaran hoaks hingga perjudian daring.

Karena itu, Benyamin mendorong Gerakan Pramuka tidak hanya mempertahankan nilai-nilai karakter, tetapi juga membekali anggotanya dengan kemampuan memahami teknologi dan perubahan lingkungan di sekitarnya.

Menurutnya, Pramuka juga dapat mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan, energi, dan air. Generasi muda perlu mendapatkan pengalaman langsung melalui berbagai sektor yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Beberapa di antaranya yakni pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kewirausahaan, hingga pemanfaatan teknologi.

“Kami memandang ketahanan pangan bukan semata persoalan menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya,” jelasnya.

Benyamin berharap penguatan pendidikan kepramukaan dapat menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Ia ingin anggota Pramuka di Tangsel tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, produktif, sekaligus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Gerakan Pramuka akan terus menjadi kawah candradimuka pembentukan arah pembangunan bangsa, melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, menguasai pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian yang tidak pernah padam,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA