Dukung Pendataan Bansos, Dukcapil Kota Tangerang Jemput Bola ke Polres Metro Tangerang Kota

waktu baca 2 menit
Jumat, 9 Okt 2026 14:40 31 Nazwa

KOTA TANGERANG | TD — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang melakukan jemput bola aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung kesiapan personel kepolisian yang bertugas sebagai Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos), khususnya dalam pendataan bantuan sosial (bansos).

Melalui program Dukcapil Nyaba tersebut, sebanyak 90 personel Polres Metro Tangerang Kota berhasil melakukan aktivasi IKD. Fasilitasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan personel memiliki identitas kependudukan digital aktif untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.

Kepala Disdukcapil Kota Tangerang, Rizal Ridolloh, mengatakan keterlibatan kepolisian dalam pendataan bansos membutuhkan dukungan administrasi kependudukan yang sesuai dengan persyaratan. Karena itu, pihaknya menghadirkan layanan aktivasi IKD langsung ke lingkungan Polres Metro Tangerang Kota.

“Pendataan bansos di lapangan kini melibatkan kepolisian sebagai Agen Perlinsos. Persyaratan utamanya harus menggunakan IKD yang aktif. Maka dari itu, kami fasilitasi pendaftarannya agar personel siap bertugas,” ujar Rizal.

Menurutnya, aktivasi IKD menjadi salah satu langkah pendukung agar personel kepolisian dapat menjalankan tugas pendataan warga dengan lebih lancar. Identitas digital yang telah diaktivasi juga diharapkan membantu proses administrasi ketika petugas melakukan pendataan calon penerima bantuan sosial.

Dukung Pendataan yang Akurat

Ketersediaan identitas kependudukan digital menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam mendukung pelaksanaan pendataan bansos. Dengan IKD aktif, personel yang bertugas sebagai Agen Perlinsos dapat memenuhi persyaratan administrasi yang dibutuhkan dalam menjalankan perannya.

Rizal menuturkan, kepemilikan IKD diharapkan turut menunjang proses pendaftaran dan pendataan warga penerima bansos agar berjalan secara tertib, aman, dan akurat.

“Kepemilikan IKD ini menjadi modal penting agar proses pendaftaran dan pendataan warga penerima bansos di lapangan berjalan lancar, aman, dan akurat,” tuturnya.

Kolaborasi antara Disdukcapil dan kepolisian tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan program perlindungan sosial. Dukungan administrasi kependudukan diharapkan membantu petugas menjalankan pendataan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Perluas Akses Aktivasi IKD

Disdukcapil Kota Tangerang berkomitmen melanjutkan program Dukcapil Nyaba dengan menjangkau berbagai instansi dan komunitas masyarakat. Layanan jemput bola ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat maupun petugas instansi memperoleh akses aktivasi IKD tanpa harus selalu mendatangi kantor pelayanan kependudukan.

Melalui perluasan layanan tersebut, Disdukcapil Kota Tangerang mendorong pemanfaatan identitas kependudukan digital sekaligus mempercepat digitalisasi administrasi kependudukan di wilayahnya.

Upaya ini diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan administrasi personel yang bertugas sebagai Agen Perlinsos, tetapi juga meningkatkan pemanfaatan IKD dalam berbagai kebutuhan pelayanan publik di Kota Tangerang. (*)

LAINNYA