Dominasi Menembak Kabupaten Tangerang di Popda Banten 2026, Borong 12 Medali

waktu baca 2 menit
Selasa, 16 Jun 2026 15:33 34 Nazwa

CILEGON | TD — Kontingen cabang olahraga (cabor) menembak Kabupaten Tangerang tampil dominan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Banten 2026 dengan memborong total 12 medali, terdiri atas 5 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Raihan tersebut mengantarkan Kabupaten Tangerang menjadi juara umum cabor menembak sekaligus menegaskan kekuatannya di tingkat pelajar se-Banten.

Bertanding di Kota Cilegon, para atlet menembak Kabupaten Tangerang menunjukkan performa impresif sejak hari pertama pertandingan. Konsistensi dan ketenangan saat berlaga menjadi kunci keberhasilan mereka mengungguli kontingen dari kabupaten dan kota lainnya.

Lima medali emas yang berhasil diraih menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet muda yang dilakukan Perbakin Kabupaten Tangerang. Beberapa nomor yang menyumbangkan medali emas di antaranya Air Pistol Mixed Team dan Benchrest 25 Meter Putra.

Pelatih Kontingen Menembak Kabupaten Tangerang, Mangku Alam Syah, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam proses pembinaan.

“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh atlet yang telah menjalani latihan dengan disiplin dan penuh semangat,” kata Alam Syah, dilansir Selasa, (16/6/2026).

Selain mendominasi perolehan medali emas, para atlet Kabupaten Tangerang juga sukses menambah koleksi medali melalui berbagai nomor pertandingan lainnya dengan meraih empat medali perak dan tiga medali perunggu.

Alam Syah menilai persaingan pada cabor menembak di Popda Banten tahun ini berlangsung semakin ketat. Kualitas atlet dari berbagai daerah terus meningkat sehingga setiap pertandingan berjalan kompetitif.

Meski demikian, ia menyebut para atlet Kabupaten Tangerang mampu menjaga fokus dan tampil tenang saat berada di lapangan tembak. Faktor tersebut menjadi salah satu penentu keberhasilan dalam mengamankan gelar juara umum.

“Persaingan semakin kompetitif dari tahun ke tahun. Namun atlet-atlet kami mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan tetap tenang saat bertanding. Itu menjadi salah satu kunci keberhasilan kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan capaian di Popda Banten 2026 menjadi modal penting untuk menyiapkan atlet-atlet muda menuju ajang yang lebih tinggi. Menurutnya, Popda tidak hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga sarana evaluasi hasil pembinaan atlet usia pelajar.

“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sehingga bisa berprestasi di level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*)

LAINNYA