Bupati Tangerang Dialog dengan Penyandang Disabilitas, Salurkan Bantuan dan Tampung Aspirasi

waktu baca 3 menit
Jumat, 7 Agu 2026 17:09 23 Nazwa

TANGERANG | TD — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid berdialog langsung dengan para penyandang disabilitas sekaligus menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis dalam kegiatan Ngariung Bareng Maesyal (NGEMAS) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kosambi, Jumat (7/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Kosambi, Camat Teluknaga, Camat Pakuhaji, serta para kepala desa. Suasana berlangsung hangat ketika Bupati berinteraksi dan mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan para penyandang disabilitas.

“Alhamdulillah hari ini saya didampingi para kepala dinas, kepala badan, Camat Teluknaga, Camat Kosambi, Camat Pakuhaji, dan para kepala desa untuk bersilaturahmi dengan penyandang disabilitas atau masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus. Kami hadir untuk mendengarkan apa yang mereka sampaikan,” ujar Maesyal Rasyid.

Menurutnya, NGEMAS kali ini memiliki nuansa berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya yang melibatkan kelompok tani, nelayan, maupun pelaku UMKM. Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah secara khusus memberikan ruang dialog kepada penyandang disabilitas untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh masyarakat tanpa diskriminasi.

“Kegiatan ini sangat istimewa karena menjadi wujud kebersamaan pemerintah daerah, para kepala dinas, camat, dan kepala desa dalam memberikan perhatian kepada masyarakat penyandang disabilitas. Mereka adalah bagian dari masyarakat yang memiliki hak yang sama dan menjalani kehidupan dengan penuh semangat serta keceriaan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Pemkab Tangerang menyalurkan berbagai bantuan kepada penyandang disabilitas dari Kecamatan Kosambi, Teluknaga, dan Pakuhaji. Bantuan yang diberikan meliputi dokumen kependudukan berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK), bantuan sosial tunai dari Dinas Sosial, enam unit kursi roda, kaki palsu, bantuan beras cadangan pangan pemerintah, peralatan produksi tempe, bantuan usaha, hingga santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Maesyal menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada 52 penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah agar penyandang disabilitas semakin percaya diri, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

“Untuk saat ini bantuan diberikan kepada 52 orang. Ke depan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan di kecamatan-kecamatan lainnya. Hari ini di Kosambi, dan insya Allah akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan fokus pemerintah daerah tidak hanya pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga menjamin akses layanan kesehatan dan mendorong pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas.

“Fokus utamanya adalah memastikan mereka mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah daerah. BPJS Kesehatan mereka sudah difasilitasi dan aktif. Selain itu, kami juga membantu kelompok usaha pembuatan tempe melalui bantuan peralatan dan akses permodalan tanpa bunga agar mereka dapat berusaha secara mandiri,” jelasnya.

Terkait berbagai usulan yang disampaikan peserta, Maesyal memastikan seluruh aspirasi akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

“Mohon dukungan dan doa agar berbagai usulan yang disampaikan hari ini dapat kami perjuangkan. Semua aspirasi akan kami bahas lebih lanjut dan diupayakan secara bertahap sesuai kemampuan pemerintah daerah,” katanya.

Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap penyandang disabilitas dan tidak memberikan perlakuan berbeda di lingkungan masing-masing.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada penyandang disabilitas di lingkungannya. Mereka memiliki hak yang sama seperti masyarakat lainnya dan berhak mendapatkan kesempatan yang setara dalam kehidupan sosial maupun ekonomi,” pungkasnya. (*)

LAINNYA