Bupati Maesyal Resmikan Pembangunan IGD Maternal dan Hemodialisa Baru di RSUD Balaraja

waktu baca 3 menit
Rabu, 17 Jun 2026 18:31 35 Nazwa

TANGERANG | TD — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan dimulainya pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Rawat Inap enam lantai di RSUD Balaraja yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan ground breaking tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), manajemen RSUD Balaraja, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan pembangunan fasilitas kesehatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pelayanan rumah sakit seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Tangerang bagian barat.

“Alhamdulillah hari ini kita memulai pembangunan sarana dan prasarana kesehatan berupa perluasan IGD Maternal, ruang Hemodialisa atau cuci darah, serta gedung rawat inap. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berobat ke RSUD Balaraja,” ujar Maesyal.

Menurutnya, RSUD Balaraja memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan yang tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Tangerang, tetapi juga pasien dari daerah sekitar seperti Kabupaten Serang hingga Bogor. Kondisi tersebut membuat peningkatan kapasitas dan kualitas layanan menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi.

“Rumah sakit ini melayani masyarakat yang sangat luas. Karena itu fasilitas kesehatan harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada pasien semakin optimal. Penambahan ruang rawat inap, IGD Maternal, dan Hemodialisa menjadi bagian dari upaya tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya berorientasi pada penambahan gedung dan sarana pendukung, tetapi juga bertujuan menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, nyaman, dan profesional bagi masyarakat.

Bupati Maesyal juga mengapresiasi Direktur RSUD Balaraja beserta seluruh jajaran yang dinilai terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal, tepat mutu, serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Balaraja yang telah menggagas peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan ini. Terima kasih juga kepada Kejaksaan, Kepolisian, dan seluruh pihak yang melakukan pendampingan agar proses pembangunan berjalan lancar, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, bersih, nyaman, dan profesional. Dengan pelayanan yang baik, pasien akan merasa lebih tenang sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Balaraja dr. Chorah Usman menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat sekaligus memenuhi standar pelayanan rumah sakit sesuai regulasi terbaru.

Ia mengungkapkan, fasilitas IGD Maternal yang ada saat ini masih memanfaatkan ruang yang terbatas. Padahal, kasus maternal dan neonatal merupakan kasus berisiko tinggi yang membutuhkan fasilitas khusus sesuai standar pelayanan guna menekan angka kematian ibu dan bayi.

Selain itu, kebutuhan layanan Hemodialisa di RSUD Balaraja juga terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Saat ini kapasitas ruang cuci darah hanya mampu menampung 13 mesin atau tempat tidur sehingga antrean pasien masih cukup tinggi.

“Dengan pembangunan ruang Hemodialisa yang baru dan lebih luas, kapasitas pelayanan dapat ditingkatkan hingga mencapai 40 mesin atau tempat tidur. Hal ini akan sangat membantu mengurangi antrean pasien sekaligus memperluas akses layanan cuci darah bagi masyarakat,” jelas dr. Chorah.

Ia berharap pembangunan gedung enam lantai tersebut dapat semakin memperkuat peran RSUD Balaraja sebagai rumah sakit rujukan regional yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Tangerang dan wilayah sekitarnya. (*)

LAINNYA