Mayapada Hospital Tangerang Bangun Gedung Keempat, Perkuat Layanan Kanker di Banten

waktu baca 4 menit
Jumat, 23 Okt 2026 20:10 46 Nazwa

TANGERANG | TD – Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) memperluas fasilitas pelayanan kesehatan dengan membangun gedung keempat yang ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I 2027. Ekspansi ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit tersebut memperkuat layanan kanker terpadu dan mengembangkan perannya sebagai pusat rujukan kanker di Provinsi Banten.

Pembangunan gedung baru yang dimulai sejak peletakan batu pertama pada Desember 2025 itu kini telah mencapai tahap topping off atau penyelesaian struktur utama bangunan. Seremoni tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/10/2026), setelah pembangunan berlangsung selama sekitar 10 bulan.

Gedung tambahan ini memiliki luas bangunan 7.643 meter persegi, terdiri dari sembilan lantai dan satu basement. Sebagian besar fasilitas di dalamnya akan difokuskan untuk pengembangan Oncology Center atau pusat layanan kanker terpadu.

Melalui fasilitas tersebut, pasien kanker nantinya dapat mengakses berbagai tahapan pelayanan dalam satu kawasan rumah sakit, mulai dari deteksi dini, pemeriksaan diagnostik, penentuan terapi, pengobatan, hingga perawatan lanjutan.

Untuk mendukung layanan tersebut, gedung baru MHTG akan dilengkapi fasilitas kedokteran nuklir, termasuk Digital PET Scan. Teknologi ini membantu dokter mengevaluasi penyebaran kanker sekaligus memantau respons pasien terhadap pengobatan.

Fasilitas lainnya meliputi layanan mamografi, poliklinik onkologi, kemoterapi rawat jalan, serta ruang rawat inap khusus pasien kanker. Seluruh layanan tersebut akan terintegrasi dengan fasilitas radioterapi menggunakan Linear Accelerator (LINAC) yang telah tersedia di MHTG sejak 2023.

Keberadaan fasilitas radioterapi tersebut menjadi salah satu keunggulan rumah sakit ini. Mayapada Hospital Tangerang menyebut pihaknya sebagai rumah sakit pertama di Banten yang menghadirkan teknologi LINAC.

Selain didukung teknologi medis, layanan kanker terpadu ini juga akan mengandalkan kolaborasi lintas disiplin ilmu melalui Tumor Board. Forum tersebut memungkinkan dokter spesialis dan subspesialis berdiskusi untuk menentukan pilihan terapi yang sesuai dengan kondisi setiap pasien.

MHTG juga akan menghadirkan layanan Patient Navigator untuk mendampingi pasien dan keluarga selama menjalani proses pengobatan. Pendampingan ini diharapkan membuat perjalanan perawatan lebih terarah, terkoordinasi, dan nyaman.

Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, mengatakan pembangunan gedung keempat bukan sekadar penambahan kapasitas fisik rumah sakit, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menurut dia, kebutuhan penanganan kanker yang semakin kompleks menuntut rumah sakit untuk terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan klinisnya.

“Seiring meningkatnya kebutuhan penanganan kanker yang semakin kompleks, kami terus mengembangkan kapasitas dan kapabilitas rumah sakit agar semakin banyak pasien dapat memperoleh layanan kesehatan berstandar internasional di dalam negeri,” ujar Jonathan.

Ia optimistis pengembangan fasilitas tersebut akan memperkuat posisi Mayapada Hospital Tangerang dalam membangun layanan kanker yang lebih komprehensif bagi masyarakat Banten.

Presiden Direktur dan CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menambahkan bahwa pengembangan gedung baru juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kemampuan klinis, baik untuk layanan kanker maupun penanganan berbagai kasus medis kompleks lainnya.

Upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan teknologi medis mutakhir, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta kolaborasi strategis dengan institusi kesehatan internasional.

Navin menjelaskan, penanganan kanker tidak cukup hanya mengandalkan teknologi canggih. Keahlian tenaga medis dan koordinasi antarspesialis juga menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan perawatan pasien.

Karena itu, fasilitas baru akan diintegrasikan dengan layanan yang telah tersedia di tiga gedung MHTG sebelumnya. Integrasi ini diharapkan membuat proses pemeriksaan hingga pengobatan pasien berlangsung lebih menyeluruh dan terkoordinasi.

Mayapada Healthcare juga menjalin kolaborasi strategis dengan Apollo Hospitals India. Kerja sama tersebut mencakup transfer keahlian medis, pengembangan layanan subspesialisasi, serta penerapan praktik kedokteran berbasis bukti ilmiah atau evidence-based medicine.

Hospital Director Mayapada Hospital Tangerang, dr. Nurhidayati Endah Puspita Sari, MARS, FISQua, CHQP, mengatakan pengembangan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Tangerang dan Banten.

Menurut perempuan yang akrab disapa dr. Ita itu, kepercayaan masyarakat selama lebih dari 17 tahun menjadi dorongan bagi MHTG untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan melengkapi fasilitas kesehatan.

Ia mengatakan gedung baru dirancang dengan mengutamakan pendekatan pelayanan yang berpusat pada pasien atau patient-centered care. Dengan konsep tersebut, pasien diharapkan memperoleh layanan yang lebih mudah diakses, terintegrasi, dan nyaman, termasuk bagi keluarga yang mendampingi.

“Perjalanan pengobatan kanker tidak sederhana. Karena itu, Oncology Center di MHTG dirancang agar pasien dapat menjalani berbagai tahapan pemeriksaan hingga pengobatan dalam satu fasilitas yang lebih nyaman dan terkoordinasi,” ujar dr. Ita.

Selain memperkuat layanan kanker, perluasan fasilitas juga diharapkan mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan keluarga secara lebih luas dalam satu kawasan rumah sakit.

Dengan target operasional pada kuartal I 2027, gedung keempat tersebut diharapkan menjadi tambahan kapasitas pelayanan bagi masyarakat Tangerang dan Banten, sekaligus memperkuat upaya Mayapada Hospital Tangerang menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif dan terintegrasi. (*)

LAINNYA