Bupati Tangerang Tinjau Vaksinasi Rabies Gratis, Ratusan Hewan Terdaftar

waktu baca 3 menit
Senin, 12 Okt 2026 14:54 47 Nazwa

TANGERANG | TD — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau pelaksanaan vaksinasi rabies gratis yang diikuti ratusan hewan peliharaan di area parkir Gedung Usaha Daerah (GUD), Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan hewan sekaligus mencegah penularan rabies.

Vaksinasi tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Banten II. Pelaksanaannya juga menjadi rangkaian peringatan World Rabies Day atau Hari Rabies Sedunia serta HUT ke-394 Kabupaten Tangerang.

Dalam kunjungannya, Maesyal melihat langsung pelayanan yang diberikan kepada pemilik hewan peliharaan. Selain vaksinasi rabies, masyarakat juga dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan, pengobatan sesuai kebutuhan, pemberian vitamin, hingga mendapatkan makanan hewan.

Menurut Maesyal, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah kepada masyarakat yang memelihara hewan kesayangan agar lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan hewan.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan vaksinasi rabies secara gratis, tetapi juga pemeriksaan kesehatan, pengobatan sesuai kebutuhan, vitamin, serta makanan hewan. Pemerintah daerah membantu dan memfasilitasi warga masyarakat yang senang memelihara hewan untuk diperiksa kesehatannya, termasuk divaksin,” ujarnya.

Ratusan Hewan Terdaftar untuk Mendapatkan Vaksinasi

Tingginya jumlah hewan yang terdaftar menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Hingga pukul 11.00 WIB, tercatat sekitar 80 ekor kucing, 14 ekor anjing, dan satu ekor musang telah mendapatkan vaksinasi rabies.

Sementara itu, jumlah hewan yang telah terdaftar untuk mengikuti pelayanan mencapai lebih dari 300 ekor. Pemerintah daerah menargetkan pelayanan awal dapat menjangkau 400 ekor hewan hingga pukul 14.00 WIB.

Maesyal mengatakan, pemerintah daerah melalui DPKP akan mengagendakan pelayanan lanjutan apabila masih terdapat hewan yang belum mendapatkan pelayanan hingga kegiatan berakhir. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh layanan kesehatan hewan.

Selain melalui kegiatan vaksinasi terpusat, masyarakat juga dapat mengakses layanan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan melalui fasilitas pelayanan kesehatan hewan di wilayah Curug dan Balaraja sesuai jadwal yang ditetapkan.

Bupati Ingatkan Pentingnya Perawatan Hewan Peliharaan

Maesyal menegaskan bahwa menjaga kesehatan hewan tidak cukup hanya dilakukan ketika hewan menunjukkan gejala sakit. Pemilik perlu memperhatikan kondisi hewan, melakukan pemeriksaan secara berkala, serta memastikan vaksinasi diberikan sesuai kebutuhan dan jadwal yang dianjurkan petugas kesehatan hewan.

Menurutnya, tanggung jawab tersebut berlaku bagi pemilik berbagai jenis hewan kesayangan, termasuk kucing, anjing, monyet, dan musang. Perawatan yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit yang dapat menular kepada manusia.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai temuan kasus rabies di Kabupaten Tangerang. Meski demikian, upaya pencegahan tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui vaksinasi, pemeriksaan kesehatan, dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar terus menjaga kesehatan hewan peliharaan, mengikuti jadwal vaksinasi, serta segera berkonsultasi dengan petugas kesehatan hewan apabila menemukan kondisi yang mencurigakan,” tandasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kesadaran masyarakat dalam merawat hewan kesayangan semakin meningkat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, dokter hewan, organisasi profesi, dan masyarakat juga diharapkan terus diperkuat untuk mendukung upaya pencegahan rabies serta pencapaian target Indonesia Bebas Rabies 2030. (*)

LAINNYA