Uji Coba Dua U-Turn Jalan Raya Rawabuntu Dimulai, Dishub Tangsel Siapkan Evaluasi Tiga Hari

waktu baca 3 menit
Senin, 28 Sep 2026 12:46 66 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian mulai memberlakukan uji coba pengaturan dua titik putar balik atau U-turn di Jalan Raya Rawabuntu, Kecamatan Serpong, Senin (28/9/2026).

Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan pada ruas Jalan Raya Rawabuntu, mulai dari Simpang Tiga Kencana Raya hingga Simpang Tiga Taman Tekno. Uji coba dilakukan sebagai bagian dari kajian sebelum pemerintah melakukan penataan median jalan secara permanen.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel, Martha Lena, mengatakan uji coba merupakan hasil kolaborasi Pemkot Tangsel dan Kepolisian untuk melihat kondisi lalu lintas secara langsung sebelum pembangunan median dilakukan.

“Ini merupakan kolaborasi antara Pemkot Tangsel dan Kepolisian untuk melihat langsung bagaimana kondisi pengaturan lalu lintas apabila akan dilakukan pembangunan median dan pengaturan titik lokasi U-turn pada ruas Jalan Rawa Buntu ini,” ujar Martha di lokasi.

Menurutnya, selama masa uji coba petugas akan memantau pergerakan kendaraan, mengukur efektivitas pengaturan U-turn, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kelancaran arus lalu lintas.

Martha mengatakan perubahan pola pergerakan kendaraan berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat. Karena itu, evaluasi tidak hanya mempertimbangkan kelancaran lalu lintas, tetapi juga aspek keselamatan, ketertiban, dan kebutuhan pengguna jalan.

“Kami harapkan masyarakat dapat memahami bahwa uji coba ini untuk dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas, keselamatan, ketertiban, dan pastinya memperhatikan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Pada hari pertama pelaksanaan, dua titik U-turn yang diuji coba memiliki lebar masing-masing sekitar 35 meter dan 25 meter. Berdasarkan pemantauan awal, penerapan rekayasa lalu lintas tersebut berjalan lancar.

Namun, Dishub bersama Kepolisian masih akan melakukan pemantauan selama masa uji coba untuk menentukan apakah pengaturan tersebut dapat dipertahankan atau membutuhkan penyesuaian.

Untuk sementara, pembatasan pada ruas jalan menggunakan traffic cone. Apabila hasil evaluasi menunjukkan dampak positif terhadap kelancaran, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas, penataan akan dilanjutkan melalui pembangunan median secara bertahap.

“Kita harapkan jikalau hasil evaluasi yang dilakukan oleh Pemkot dan Kepolisian itu dampaknya memberikan hasil akhir yang positif, pastinya tadi terhadap kelancaran, keselamatan, ketertiban, dan juga memperhatikan kebutuhan masyarakat, pasti ini akan dilanjutkan dengan pembangunan median bertahap pada tahap selanjutnya,” jelas Martha.

Ia menegaskan, dua lokasi U-turn yang saat ini diuji coba belum menjadi titik permanen. Penentuan akhir masih menunggu hasil pemantauan dan kajian bersama antara Pemkot Tangsel dan Kepolisian.

Uji coba dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Selama periode tersebut, petugas Dishub dan Kepolisian akan melakukan pengaturan, pemantauan, serta pengawasan terhadap kondisi arus kendaraan di sepanjang ruas yang terdampak rekayasa lalu lintas.

Masukan masyarakat juga akan menjadi salah satu bahan evaluasi untuk menentukan keberlanjutan pengaturan dua titik U-turn tersebut.

“Ini kan ada waktu tiga hari kita uji coba. Nanti Kepolisian, Dinas Perhubungan akan melakukan pengaturan, pemantauan, dan pengawasan. Serta nanti ada masukan atau informasi dan saran dari masyarakat,” ujar Martha.

Martha mengajak masyarakat ikut berpartisipasi selama proses uji coba berlangsung. Menurutnya, keberhasilan penataan lalu lintas tidak hanya bergantung pada pemerintah dan Kepolisian, tetapi juga kepatuhan pengguna jalan terhadap pengaturan yang diterapkan.

“Jadi di sini kita harapkan bahwa partisipasi tidak hanya dari Kepolisian dan Pemkot Tangsel, tapi juga dari masyarakat. Penataan median ini yang akhirnya akan memberikan keselamatan, kelancaran, ketertiban, dan pastinya memperhatikan kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Tangsel, Ipda Panji Setiawan, menyatakan dukungannya terhadap penataan lalu lintas di Jalan Raya Rawabuntu.

Menurut Panji, rekayasa lalu lintas dan rencana penataan median merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menekan potensi kecelakaan di kawasan tersebut.

“Kami sangat-sangat mendukung dan ucapan terima kasih. Dan untuk masyarakat, kegiatan Dinas Perhubungan berikut Kepolisian ini merupakan bentuk upaya untuk menekan kecelakaan lalu lintas di sekitar Rawa Buntu,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA