Skuad Banteng Banten FC Siap Tempur di Soekarno Cup 2026, Bawa Misi Harumkan Nama Banten

waktu baca 4 menit
Minggu, 9 Agu 2026 00:48 29 Redaksi

KOTA TANGSEL | TD — Skuad Banteng Banten FC siap tempur di Soekarno Cup 2026 dengan membawa misi mengharumkan nama Provinsi Banten di panggung sepak bola nasional. Sebanyak 25 pemain yang terdiri dari 20 pemain U-17 dan lima pemain senior telah dipersiapkan untuk menghadapi persaingan turnamen yang berlangsung di Jawa Timur.

Banteng Banten FC resmi dilepas menuju Surabaya dari DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan, Sabtu (8/8/2026) malam. Pelepasan tersebut dihadiri jajaran pengurus partai, anggota legislatif, manajemen, tim pelatih, serta orang tua pemain yang memberikan dukungan kepada para pemain sebelum bertolak.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito, meminta seluruh pemain memberikan kemampuan terbaik selama menjalani kompetisi.

“Ini bukan sekadar melepas tim sepak bola. Anak-anak kita berangkat membawa semangat, harapan, dan keyakinan untuk membawa nama baik Provinsi Banten,” kata Wanto.

Menurut Wanto, keberangkatan Banteng Banten ke Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mengikuti turnamen. Para pemain memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa identitas Banten dalam kompetisi sepak bola usia muda tingkat nasional.

Tiga Modal Penting Hadapi Kompetisi

Wanto optimistis Banteng Banten mampu bersaing setelah menjalani persiapan secara intensif dalam beberapa bulan terakhir.

Ia menyebut tiga hal yang menjadi fondasi penting dalam menghadapi kompetisi, yakni latihan yang baik, disiplin, dan kerja sama tim.

“Kalau ingin menang, ada tiga hal: latihan yang baik, disiplin, dan kerja sama tim. Saya melihat tiga hal itu sudah ada di Banteng Banten,” ujarnya.

Meski memiliki target tinggi, Wanto mengingatkan pemain agar tetap rendah hati dan tidak cepat puas dengan hasil selama masa persiapan.

Menurutnya, keinginan untuk meraih prestasi harus dibarengi kerja keras dan kesungguhan dalam setiap proses.

“Kalau kita punya keinginan yang kuat dari dalam hati, alam semesta akan membantu mewujudkannya. Tetapi cita-cita besar harus dibarengi usaha yang sungguh-sungguh,” katanya.

Wanto juga menitipkan tiga pesan utama kepada skuad Banteng Banten, yakni menjaga sportivitas, mempertahankan kekompakan, dan memberikan kemampuan terbaik.

“Kita ingin menang, tetapi menanglah dengan cara yang terhormat. Sportivitas harus tetap dijaga,” tegasnya.

Ia juga meminta pemain tidak mudah terpengaruh tekanan pertandingan. Menurut Wanto, atmosfer kompetisi di Surabaya akan berbeda dengan laga uji coba yang telah dijalani sehingga kekompakan menjadi salah satu kunci menghadapi setiap lawan.

“Tahun ini Banten bisa mengirimkan tim terbaik. Karena itu, berikan kemampuan terbaik kalian,” ujarnya.

Proses Panjang Bentuk Skuad

Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten sekaligus Ketua Panitia Soekarno Cup Banten , Abraham Garuda Laksono, mengatakan pembentukan Banteng Banten telah dimulai sejak Mei 2026.

Ratusan pemain muda dari berbagai wilayah di Banten mengikuti proses seleksi. Setelah melewati sejumlah tahapan seleksi dan latihan, terpilih 25 pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi Soekarno Cup 2026.

“Setelah proses panjang, Alhamdulillah, inilah 25 putra terbaik Banten yang akan membawa nama Banten di Soekarno Cup 2026,” ujar Abraham.

Sejak awal Juli, para pemain menjalani training camp dengan tinggal dan berlatih bersama. Program tersebut tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan kekompakan dan mental bertanding.

Banteng Banten juga menjalani sejumlah laga uji coba untuk mengukur perkembangan permainan dan menentukan komposisi terbaik sebelum turnamen.

Dari sisi teknis, tim diperkuat head coach berlisensi A, asisten pelatih berlisensi, serta masseur dan tim medis bersertifikat. Seluruh pemain, tim pelatih, dan ofisial juga telah terverifikasi serta terdaftar dalam Soekarno Cup 2026.

Laga Perdana Hadapi Banteng Bali

Perjuangan Banteng Banten di Soekarno Cup 2026 akan langsung menghadapi tantangan berat. Pada 11 Agustus 2026, Banteng Banten dijadwalkan menghadapi Banteng Bali, runner-up Soekarno Cup 2025, di Lapangan Thor Surabaya.

Pertandingan tersebut menjadi ujian pertama bagi skuad Banten setelah menjalani proses seleksi, pemusatan latihan, dan sejumlah pertandingan uji coba.

Para pemain dituntut mampu menerapkan hasil latihan dalam pertandingan sesungguhnya. Disiplin, kekompakan, mental bertanding, dan ketenangan menghadapi tekanan menjadi faktor penting untuk melewati laga perdana.

Abraham berharap seluruh proses persiapan yang telah dijalani dapat menghasilkan prestasi bagi Banten.

“Doakan dan dukung anak-anak kita. Mudah-mudahan kami bisa memberikan hasil terbaik, pulang membawa Piala Soekarno Cup, dan membawa Banten menjadi tuan rumah Soekarno Cup 2027,” ujarnya.

Bukan Sekadar Mengejar Gelar

Keikutsertaan Banteng Banten FC dalam Soekarno Cup 2026 juga menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga dan generasi muda di Banten.

Soekarno Cup mengusung semangat Nation and Character Building. Karena itu, kompetisi tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, gotong royong, dan pembentukan karakter.

Bagi Banten, keikutsertaan Banteng Banten menjadi kesempatan untuk menguji hasil pembinaan sepak bola daerah sekaligus menunjukkan potensi pemain muda Banten di level nasional.

Pelepasan skuad Banteng Banten turut dihadiri sejumlah jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan, di antaranya Iwan Rahayu, Adi Surya, Asep Rachmatullah, Nia Purnamasari, Gatot Wibowo, Christopher Sebastian, Wawan Sumarwan, Yeremia Mendrofa, Gesuri Mesias Bintang Merah, Muhlis, dan Bambang Janoko. (*)

LAINNYA