Kemensos Salurkan Bansos Rp1,27 Miliar di Tangsel, Dukung Pendidikan hingga Pemberdayaan Warga Rentan

waktu baca 3 menit
Selasa, 21 Jul 2026 17:03 63 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial senilai Rp1,27 miliar kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam rangka Bakti Sosial Terintegrasi Hari Anak Nasional 2026. Bantuan tersebut menyasar berbagai kelompok rentan, mulai dari anak putus sekolah, penyandang disabilitas, hingga masyarakat kurang mampu.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial (Dirjen Rehsos) Kemensos, Supomo, mengatakan seluruh penerima bantuan telah melalui proses asesmen bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.

Menurutnya, proses tersebut dilakukan guna mencegah inclusion error atau kesalahan penyaluran bantuan kepada pihak yang tidak berhak menerima.

“Kami tidak ingin terjadi salah sasaran. Karena itu seluruh penerima melalui assessment yang komprehensif,” ujar Supomo di Plaza Puspemkot Tangsel, Selasa (21/7/2026).

Supomo menjelaskan, Kemensos saat ini memfokuskan penanganan terhadap 12 kelompok sasaran prioritas (12 PAS), di antaranya penyandang disabilitas, perempuan rawan sosial ekonomi, serta anak-anak yang mengalami hambatan mengakses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.

Salah satu program yang menjadi perhatian pemerintah, kata dia, adalah bantuan pelunasan tunggakan sekolah agar para siswa dapat mengambil ijazah yang selama ini tertahan.

Di sektor pendidikan, Kemensos juga terus mempercepat pengembangan Program Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Menurut Supomo, Kota Tangerang Selatan telah memiliki Sekolah Rakyat rintisan dan diharapkan segera memiliki gedung permanen.

“Harapannya semakin banyak anak-anak yang sebelumnya tidak bisa sekolah karena faktor ekonomi dapat kembali memperoleh pendidikan,” katanya.

Selain bidang pendidikan, Kemensos turut memperluas layanan sosial melalui program operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas penerima manfaat.

Supomo berharap sinergi antara Kemensos dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap layanan sosial.

Sementara itu, Asisten Daerah I Kota Tangerang Selatan, Chaerudin, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang berpihak pada kelompok rentan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.

“Bakti Sosial Terintegrasi ini menjadi wujud kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan layanan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kemensos menyalurkan bantuan sosial senilai Rp1.275.924.697 yang meliputi bantuan pemenuhan hidup layak bagi 328 penerima manfaat, bantuan kewirausahaan bagi 54 penerima manfaat, alat bantu bagi 14 penyandang disabilitas, layanan khitan massal untuk 52 anak, serta bantuan pembayaran tunggakan sekolah bagi 16 penerima manfaat.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan berbagai layanan sosial, antara lain Pekaos Goes to Community, khitan gratis, layanan terapi dan rehabilitasi, penebusan ijazah, penyaluran bantuan ATENSI, donor darah, serta berbagai permainan edukatif untuk anak-anak. (Idris Ibrahim)

LAINNYA