Bank Kerta Tangerang Gandeng OJK dan TPAKD Tingkatkan Literasi Keuangan Siswa di Kabupaten Tangerang

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Jul 2026 17:32 41 Nazwa

TANGERANG | TD – PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) atau Bank Kerta Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Banten, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tangerang, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang pada 27 Juni 2026.

Mengusung tema “Menciptakan Budaya Menabung Sejak Dini Melalui Tabungan SiWajar”, kegiatan tersebut diikuti 25 kepala sekolah SD, 79 wali kelas, dan 22 bendahara sekolah. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu memperluas pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia dini sekaligus mendorong semakin banyak pelajar memiliki rekening tabungan.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tangerang, Drs. H. Syaifullah, MM., mengapresiasi sinergi yang dibangun antara Bank Kerta Tangerang, OJK Banten, TPAKD, dan Dinas Pendidikan. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung Gerakan Gemar Menabung serta Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Kabupaten Tangerang.

“Pembekalan edukasi keuangan sejak dini merupakan fondasi penting untuk menciptakan generasi yang mandiri secara finansial. Karena itu, sinergi antara pemerintah, BUMD, dan satuan pendidikan harus terus diperkuat agar memberikan dampak yang berkelanjutan,” ujar Syaifullah.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Bank Kerta Tangerang, Abdul Ghani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan OJK Nomor 3 Tahun 2019 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan/atau Masyarakat.

Ia menjelaskan, peran sekolah menjadi salah satu kunci dalam membangun kebiasaan menabung sejak dini. Melalui dukungan para kepala sekolah, wali kelas, dan bendahara sekolah, edukasi keuangan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap sinergi bersama OJK, TPAKD, pemerintah daerah, dan pihak sekolah terus diperkuat sehingga semakin banyak pelajar di Kabupaten Tangerang yang memiliki rekening tabungan dan terbiasa menabung sejak dini melalui Program Tabungan SiWajar,” kata Abdul Ghani.

Selain memberikan edukasi keuangan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan sekaligus membentuk generasi muda yang lebih cakap dalam mengelola keuangan di masa depan. (*)

LAINNYA