Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, BLK Kota Tangerang Fokus Ajarkan Desain Kemasan

waktu baca 2 menit
Kamis, 18 Jun 2026 15:20 40 Nazwa

KOTA TANGERANG | TD — Upaya meningkatkan daya saing produk lokal terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang. Salah satunya melalui Pelatihan Desain dan Percetakan Digital Angkatan I Tahun 2026 yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang, Kamis (18/6/2026).

Pelatihan yang diikuti 16 peserta tersebut difokuskan pada penguasaan keterampilan desain kemasan dan tampilan produk yang dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai jual serta daya tarik produk di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Mamet Indiarto, mengatakan desain kemasan kini menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan pemasaran sebuah produk. Karena itu, peserta pelatihan dibekali kemampuan untuk menciptakan desain yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sesuai dengan karakter produk yang dipasarkan.

“Tujuannya agar hasil karya para peserta dapat diaplikasikan langsung ke berbagai media cetak seperti kemasan barang, reklame, hingga kebutuhan visual promosi lainnya,” ujar Mamet.

Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya desain-desain kreatif yang dapat memperkuat identitas produk lokal Kota Tangerang sekaligus membantu pelaku usaha meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.

Mamet menambahkan, program pelatihan ini juga merupakan bentuk respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat yang menginginkan peningkatan keterampilan di sektor industri kreatif.

“Pada tahun 2026 ini kami menyiapkan satu angkatan khusus untuk pelatihan desain grafis. Antusiasme peserta sangat tinggi dan mereka menunjukkan respons yang positif selama proses pelatihan berlangsung,” katanya.

Sementara itu, Instruktur Desain Grafis BLK Kota Tangerang, Rangga Rakhazona, menjelaskan bahwa peserta tidak hanya diajarkan menggunakan perangkat lunak desain, tetapi juga memahami konsep dasar yang menjadi fondasi dalam menciptakan kemasan produk yang efektif.

Peserta dibimbing untuk memadukan berbagai elemen visual seperti logo, ilustrasi, tipografi, dan warna agar mampu membangun identitas produk yang kuat serta mudah dikenali konsumen.

“Kami menekankan pemahaman konsep dan tujuan desain terlebih dahulu. Setelah fondasi logikanya kuat, peserta dapat lebih bebas mengeksplorasi kreativitas mereka sehingga menghasilkan karya yang memiliki ciri khas dan sesuai kebutuhan pasar,” jelas Rangga.

Melalui pelatihan ini, Disnaker Kota Tangerang berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan desain kemasan dan percetakan digital, sehingga mampu mendukung pertumbuhan produk lokal sekaligus membuka peluang usaha baru di sektor ekonomi kreatif. (*)

LAINNYA