Andra Soni dan Sachrudin Tinjau Langsung Penanganan Banjir di Situ Bulakan Periuk

waktu baca 2 menit
Rabu, 20 Mei 2026 18:34 35 Nazwa

KOTA TANGERANG | TD – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mempercepat langkah penanganan banjir melalui normalisasi Situ Bulakan di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Peninjauan langsung proses normalisasi dilakukan Gubernur Banten, Andra Soni bersama Wali Kota Tangerang, Sachrudin, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pengendalian banjir yang selama ini kerap terjadi di wilayah Periuk dan sekitarnya.

Dalam peninjauan itu, Andra Soni menegaskan normalisasi Situ Bulakan difokuskan pada pengangkatan sedimentasi yang menyebabkan daya tampung air terus menurun. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memicu meluapnya air ke kawasan permukiman saat intensitas hujan tinggi.

“Hari ini kita memantau proses pengangkatan sedimentasi atau normalisasi Situ Bulakan. Saat ini daya tampungnya kurang lebih sekitar 350 ribu meter kubik dan melalui normalisasi ini diharapkan kapasitasnya meningkat hingga 600 ribu meter kubik sehingga mampu mengurangi beban air yang masuk ke lingkungan permukiman,” ujar Andra Soni.

Ia mengatakan, penanganan banjir di Kota Tangerang membutuhkan kerja sama lintas daerah karena sistem aliran air saling terhubung dengan wilayah lain di Tangerang Raya. Karena itu, koordinasi antara pemerintah kota, kabupaten, hingga provinsi terus diperkuat agar program pengendalian banjir berjalan maksimal.

Selain Situ Bulakan, Pemprov Banten juga menyoroti pentingnya normalisasi Sungai Cirarab yang menjadi salah satu jalur utama aliran air di wilayah Tangerang Raya.

“Karena Sungai Cirarab menjadi pendukung utama dalam penanganan banjir di Kota Tangerang dan sekitarnya. Untuk itu saya meminta Dinas PU Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, maupun Provinsi Banten untuk terus berkoordinasi agar proses normalisasi berjalan maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Sachrudin menyebut persoalan banjir menjadi salah satu prioritas utama Pemkot Tangerang. Ia menegaskan seluruh unsur pemerintahan mulai dari OPD, camat hingga lurah diminta bergerak cepat dalam mendukung upaya pengendalian banjir.

“Permasalahan banjir ini menjadi perhatian bersama dan juga perhatian Pak Gubernur. Karena itu kami akan terus memaksimalkan seluruh unsur mulai dari camat, lurah hingga OPD terkait untuk mempercepat penanganannya,” kata Sachrudin.

Menurutnya, selain penanganan di Situ Bulakan, Pemkot Tangerang juga tengah menyiapkan langkah antisipasi banjir di wilayah timur melalui koordinasi penanganan Kali Angke dan sejumlah titik rawan genangan lainnya.

Sachrudin menambahkan, kolaborasi lintas wilayah menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan banjir di kawasan aglomerasi Tangerang dan Jakarta. Karena itu, koordinasi bersama pemerintah provinsi maupun daerah sekitar akan terus diperkuat agar penanganan banjir berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. (*)

LAINNYA