Hari Bumi 2026, Wabup Tangerang Tekankan Pentingnya RTH dan Kesadaran Kelola Sampah

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Apr 2026 14:01 51 Nazwa

TANGERANG | TD – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, meresmikan kegiatan penanaman 1.000 pohon dalam rangka peringatan Hari Bumi 2026 yang digelar di Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Rabu (22/04/2026).

Dalam sambutannya, Intan menyampaikan bahwa aksi penanaman pohon tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian bersama terhadap keberlanjutan bumi dan ekosistem. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Tangerang, baik dari sisi jumlah maupun kualitas.

Menurutnya, keberadaan RTH sangat penting untuk menjaga kualitas udara tetap bersih dan lingkungan tetap nyaman. Ia menargetkan cakupan RTH di wilayah Kabupaten Tangerang ke depan dapat mencapai sekitar 20 hingga 25 persen.

Lebih lanjut, Intan menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi setiap tahun seharusnya menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa bumi bukan sekadar warisan, melainkan titipan untuk generasi mendatang. Karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikannya.

Ia juga menekankan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak hanya sebatas penanaman pohon, tetapi juga mencakup pengelolaan sampah. Saat ini, kata dia, pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto memiliki program “Indonesia Asri” yang turut diimplementasikan di Kabupaten Tangerang melalui kegiatan kerja bakti rutin setiap Kamis dan Jumat.

Dalam kesempatan tersebut, Intan turut menyoroti kondisi kawasan Situ Cihuni yang ramai dikunjungi masyarakat untuk berolahraga dan rekreasi. Ia menemukan masih rendahnya kesadaran pengunjung terhadap kebersihan, serta keterbatasan fasilitas tempat sampah.

Ia mendorong pengelola kawasan untuk menambah fasilitas tempat sampah di beberapa titik agar pengunjung lebih mudah membuang sampah pada tempatnya.

Intan juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Banksasuci Foundation sebagai penggagas kegiatan tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung berbagai program pelestarian lingkungan, termasuk penghijauan, pengelolaan sampah, dan edukasi masyarakat yang melibatkan berbagai pihak.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, swasta, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan lingkungan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Banksasuci Foundation, Ade Yunus, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat demi mewujudkan visi “Banten Teduh, Tangerang Sejuk”.

Ia menegaskan bahwa menanam pohon kini bukan lagi sekadar anjuran, melainkan sudah menjadi kebutuhan bersama. Dengan kolaborasi berbagai pihak melalui konsep pentahelix, ia optimistis visi tersebut dapat tercapai.

Ade juga menjelaskan bahwa kegiatan serupa telah dilakukan di sejumlah wilayah lain seperti Kecamatan Mauk, Kosambi, Pakuhaji, serta di bantaran Sungai Cimanceri dan Cileles.

Secara keseluruhan, pihaknya telah menanam sekitar 211.000 pohon. Dengan tambahan 1.000 pohon dalam kegiatan ini, total pohon yang telah ditanam selama tiga tahun terakhir mencapai kurang lebih 212.000 pohon. (*)

LAINNYA