Sinergi Tripartit Diperkuat, Pemkab Tangerang Matangkan Perayaan May Day 2026

waktu baca 3 menit
Senin, 6 Apr 2026 18:08 54 Redaksi

TANGERANG | TD — Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam rapat koordinasi persiapan perayaan May Day 2026 yang digelar di Ruang Rapat Wareng, Kantor Bupati Tangerang, Senin (6/4/2026). Rapat ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kondusivitas hubungan industrial sekaligus memastikan perayaan Hari Buruh berlangsung aman dan inklusif.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di tengah tantangan ketenagakerjaan yang terus berkembang.

“Rapat ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan May Day berjalan kondusif dan memberikan manfaat bagi pekerja maupun dunia usaha,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan May Day di Kabupaten Tangerang diharapkan dapat dilaksanakan secara meriah setiap tahun dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Menurutnya, peringatan Hari Buruh harus dikemas sebagai sarana hiburan yang membahagiakan masyarakat dan pekerja, tanpa meninggalkan nilai kebersamaan dan kolaborasi.

“May Day harus menjadi ruang kebersamaan, bukan hanya seremonial, tetapi juga memberikan kebahagiaan bagi pekerja dan masyarakat,” tambahnya.

Rapat kerja bersama ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, Kepala Dinas Tenaga Kerja Rudi Lesmana, serta unsur Dewan Pengupahan dan LKS Tripartit Kabupaten Tangerang.

Dalam pembahasan, Disnaker memaparkan laporan kinerja bidang hubungan industrial triwulan pertama tahun 2026, termasuk verifikasi keanggotaan serikat pekerja dan pelaksanaan Posko THR. Tercatat 21 federasi dan 280 serikat pekerja/serikat buruh dengan jumlah anggota lebih dari 116 ribu pekerja di Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Rudi Lesmana menegaskan pihaknya terus mendorong penguatan komunikasi antar pemangku kepentingan agar potensi konflik ketenagakerjaan dapat diantisipasi sejak dini.

“Koordinasi ini penting agar persoalan seperti PHK, outsourcing, maupun upah dapat diselesaikan lebih awal sebelum berkembang menjadi konflik,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Soma Atmaja menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh perlu dikemas lebih rekreatif, menyehatkan, dan membahagiakan, serta pola tersebut perlu dipertahankan ke depan. Ia juga menyatakan rencana keterlibatannya dalam kegiatan olahraga yang menjadi bagian dari rangkaian May Day.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya kegiatan sosial seperti donor darah dengan target partisipasi tinggi, mengingat kebutuhan darah yang tidak dapat diproduksi. Panitia juga diminta segera melakukan sosialisasi serta menyiapkan administrasi pendukung. Kegiatan bazar direncanakan melibatkan sekitar 2.000 peserta atau stand, sementara kegiatan tasyakuran akan menghadirkan sekitar 100 anak yatim dari keluarga pekerja.

Menjelang May Day, pemerintah daerah juga mengantisipasi potensi konflik ketenagakerjaan seperti PHK, outsourcing, dan persoalan upah melalui fungsi LKS Tripartit sebagai forum dialog dan penyelesaian dini.

Tak hanya fokus pada aspek ketenagakerjaan, perayaan May Day 2026 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan positif melalui Pekan Olahraga Buruh yang dijadwalkan berlangsung pada 20–24 April 2026 di sejumlah lokasi, termasuk Stadion Mini Cikupa dan GOR setempat. Cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain sepak bola, bola voli, bulutangkis, dan catur.

Puncak perayaan pada 1 Mei 2026 akan diramaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan hiburan, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, serta lomba mancing bersama. Panitia juga menyiapkan sekitar 50 paket doorprize, termasuk 11 unit sepeda motor sebagai hadiah utama.

Selain itu, direncanakan pula kegiatan malam puncak berupa tasyakuran di Gedung Serba Guna (GSG) yang melibatkan anak yatim serta keluarga pekerja yang telah meninggal dunia, disertai kegiatan keagamaan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemkab Tangerang berharap momentum May Day tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga mempererat solidaritas serta memperkuat hubungan industrial yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Tangerang. (*)

LAINNYA