Sopir Tewas Terlindas Truk Kontainer di Jayanti Saat Istirahat

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Apr 2026 19:53 43 Redaksi

TANGERANG | TD — Kecelakaan kerja kembali merenggut nyawa. Seorang sopir berinisial IB ditemukan meninggal dunia setelah diduga terlindas truk kontainer di area PT Harindra Sukses Beraama, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Jumat (3/4/2026) siang.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, saat aktivitas bongkar muatan jagung tengah berlangsung di gudang. Korban beristirahat bersama rekan karena sedang menunggu giliran bongkaran jagung di gudang.

Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, mengungkapkan, korban saat itu tertidur di bawah kendaraan kontainer tanpa sepengetahuan sopir.

“Posisi korban cukup berbahaya, dengan kepala berada sejajar di bawah mobil, sementara tubuh lainnya berada di samping kendaraan,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Situasi berubah fatal ketika sopir berinisial JA menyalakan mesin dan bermaksud memajukan kendaraan. Tanpa mengetahui keberadaan korban, truk kontainer pun bergerak.

Rekan korban yang menyadari kejadian tersebut langsung berteriak memperingatkan sopir. Namun nahas, korban sudah terlindas ban kendaraan sebelum sempat diselamatkan.

“Setelah kendaraan dihentikan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Diduga kuat akibat terlindas ban kontainer,” lanjutnya.

Mendapat laporan dari warga, jajaran Unit Reskrim Polsek Cisoka segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam penyelidikan awal, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit truk traktor head kontainer serta kunci kontak dan STNK kendaraan.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya standar keselamatan kerja, khususnya di area dengan aktivitas kendaraan berat. Polda Banten pun mengimbau seluruh pekerja dan pengelola industri untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya. (*)

LAINNYA