Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud (memegang microphone) saat gelar silaturahmi di Pondok Aspirasi Partai Golkar, Kecamatan Rajeg, Rabu, 4 Maret 2026. (Foto: Ist)TANGERANG | TD — Warga yang hendak pulang ke kampung halaman menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah diimbau memanfaatkan program mudik gratis yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.
Ajakan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, saat menggelar kegiatan silaturahmi bersama ratusan warga di Pondok Aspirasi, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Rabu (4/2/2026). Menurutnya, warga dipersilakan memanfaatkan fasilitas angkutan mudik gratis yang diselenggarakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang.
“Pemkab Tangerang menggelar mudik gratis setiap tahun. Silakan manfaatkan program ini sebaik-baiknya bagi warga yang ingin berlebaran di kampung halaman,” ujar Amud di hadapan ratusan ibu rumah tangga yang menghadiri kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, program mudik gratis telah dibuka sekitar setengah bulan sebelum Idul Fitri agar warga dapat menyesuaikan jadwal keberangkatan. Tata cara pendaftaran pun telah disosialisasikan melalui berbagai media massa dan media sosial.
Dalam silaturahmi itu, Amud yang juga fungsionaris Partai Golkar menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas, khususnya para kader Srikandi Beringin yang tersebar di sejumlah perumahan. Menurutnya, tradisi silaturahmi merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi kader dalam menjaga dan mengawal marwah partai.
“Hari ini kami awali silaturahmi dengan kader di perumahan, selanjutnya ke seluruh basis kader hingga menjelang Lebaran,” ungkapnya.
Ia menargetkan sebanyak 6.000 kader di Daerah Pemilihan (Dapil) 4, meliputi Kecamatan Rajeg, Sukamulya, dan Pasar Kemis, dapat dikunjungi sebelum Idul Fitri.
Budaya Cocok Tanam
Kegiatan silaturahmi yang didominasi kaum ibu itu turut dihadiri anggota Fraksi Golkar DPR RI, Andi Achmad Dara, yang tengah melaksanakan kunjungan kerja di daerah pemilihan Tangerang Raya.
Pada kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Andi Dara itu mendorong warga, khususnya kaum ibu di Kabupaten Tangerang, untuk menghidupkan kembali budaya bercocok tanam di lahan milik sendiri. Ajakan ini disampaikan sebagai langkah strategis menghadapi potensi inflasi dan kenaikan harga bahan pokok akibat ketidakpastian ekonomi global.
Menurutnya, kaum ibu memegang peran kunci dalam mengelola ekonomi keluarga di tengah situasi sulit. Karena itu, ia mengajak warga memanfaatkan lahan terbatas untuk menanam kebutuhan pokok secara mandiri, sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.
“Saya mengajak kaum ibu menjadi supply chain di dapur sendiri, dengan menanam cabai, tomat, serta beternak ayam petelur. Budaya ini perlu dihidupkan kembali agar kita tidak sepenuhnya bergantung pada pasar,” imbaunya.
Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI itu juga menyatakan pemerintah tengah membenahi tata kelola subsidi agar lebih tepat sasaran, termasuk melalui sinkronisasi data pelanggan listrik 450 watt dan distribusi pupuk.
“Selain itu, efisiensi anggaran pusat dan daerah terus diperjuangkan agar dana desa serta bantuan sosial dapat terserap tepat waktu tanpa kendala birokrasi,” pungkas Andi. (Jay/Red)