Ikuti Instruksi Presiden, Menteri Lingkungan Hidup Pimpin Kerja Bakti Bersama Pemkot Tangsel di Serpong Utara

waktu baca 3 minutes
Rabu, 4 Feb 2026 11:44 0 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait gerakan kebersihan lingkungan, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memimpin langsung kegiatan kerja bakti bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di kawasan Serpong Utara, Rabu (4/2/2026).

Kerja bakti dimulai dari Kantor Kelurahan Pondok Jagung dengan menyasar sampah-sampah yang berada di bahu jalan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sekaligus contoh langsung bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh instansi, baik pusat maupun daerah, meluangkan waktu minimal satu jam sebelum memulai aktivitas kerja untuk melakukan kegiatan kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa menjaga lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama, dimulai dari pemerintah,” ujar Hanif, Rabu (4/2/2026).

Hanif mengakui, Kota Tangerang Selatan memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah. Sebagai wilayah urban dengan tingkat kepadatan penduduk dan heterogenitas masyarakat yang tinggi, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan dengan cara-cara sederhana.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kewenangan pengelolaan kebersihan sepenuhnya berada di tangan kepala daerah. Dengan dukungan regulasi yang ada, pemerintah daerah memiliki ruang yang luas untuk mengatur dan mengelola kota, termasuk dalam penanganan sampah.

“Semua instrumen wajib digunakan. Arahan Presiden harus kita dukung dari tingkat pusat sampai ke bawah. Penertiban dan pengelolaan sampah harus dilakukan secara konsisten,” tegasnya.

Sebagai bagian dari kawasan metropolitan dengan tingkat aglomerasi tinggi, Hanif menilai pengelolaan sampah di Tangsel memang tidak mudah. Namun, jika persoalan ditangani secara bertahap dari hulu, ia optimistis Tangsel mampu menjadi kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warganya.

Ia juga mendorong Wali Kota Tangerang Selatan agar tidak ragu menggerakkan seluruh instrumen yang dimiliki, mulai dari regulasi, aparatur, hingga penegakan hukum, demi mewujudkan lingkungan kota yang bersih dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.

“Hari ini bersama Pak Menteri Lingkungan Hidup, kami melakukan aksi bersih-bersih sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden, khususnya terkait penanganan sampah dari hulu,” ujar Benyamin.

Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun budaya bersih di tengah masyarakat melalui kesadaran individu dan kolektif.

Benyamin juga menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberi contoh langsung. Namun ke depan, apabila masih ditemukan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah tentang kebersihan, Pemkot Tangsel tidak akan ragu melakukan penertiban, penegakan hukum, hingga pemberian sanksi.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA