Zulkifli Hasan Jadi Menteri Koordinator Paling Berprestasi Versi Survei IPO

waktu baca 2 minutes
Selasa, 21 Okt 2025 15:12 0 Nazwa

JAKARTA | TD – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meraih penilaian publik tertinggi sebagai menteri koordinator dengan kinerja terbaik. Berdasarkan hasil survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) bertajuk “Satu Tahun Pemerintahan: Evaluasi dan Catatan Publik”, Zulkifli Hasan menempati posisi pertama dengan tingkat apresiasi 24,2 persen responden.

Survei yang dilakukan pada 9–17 Oktober 2025 ini menunjukkan, posisi kedua ditempati Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Infrastruktur) dengan 16,1 persen, disusul Airlangga Hartarto (Menko Ekonomi) sebesar 12,4 persen. Adapun responden yang tidak tahu atau tidak menjawab mencapai 41 persen.

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menyebut hasil ini menggambarkan apresiasi publik terhadap kinerja pemerintah di sektor pangan.

“Tingginya apresiasi terhadap Zulkifli Hasan sejalan dengan persepsi publik bahwa persoalan utama yang harus segera ditangani adalah harga sembako murah. Publik merasakan dampak nyata dari kebijakan di bidang pangan,” ujar Dedi, dalam rilis survei dan diskusi media yang digelar di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Survei IPO melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi di Indonesia menggunakan metode Stratified Multistage Random Sampling (SMRS) dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Temuan lain menunjukkan, publik menilai harga sembako murah (26,1 persen) sebagai masalah paling penting untuk segera ditangani pemerintah, diikuti pemberantasan pungli dan korupsi (17,9 persen) serta penyediaan lapangan kerja (11,6 persen).

Dedi menambahkan, adanya hubungan antara isu pangan dan tingkat kepuasan publik terhadap Zulkifli Hasan menandakan sektor tersebut paling dirasakan manfaatnya.

“Harapan publik masih kuat agar pemerintah terus menekan harga kebutuhan pokok dan memastikan distribusi pangan tetap stabil. Karena itu, kinerja Menko Pangan mendapat penilaian positif,” pungkasnya. (*)

LAINNYA