Yuk, Menulis tentang Krisis Iklim di CLIFI Zine!

waktu baca 2 minutes
Senin, 20 Nov 2023 10:04 0 Patricia Pawestri

SASTRA | TD – Undangan menulis datang dari Bukit Buku, sebuah jejaring yang mengangkat isu krisis iklim melalui fiksi. Melalui undangan menulis ini, Bukit Buku bermaksud untuk mengajak setiap orang untuk lebih peduli terhadap perubahan yang terjadi pada alam sekitar kita.

Bagi kamu yang menyukai dunia tulis menulis dan mempunyai kesadaran terhadap pentingnya menyikapi perubahan iklim dengan serius, Bukit Buku menyediakan ruang untuk ikut serta berpartisipasi dalam pergerakan kampanyenya dalam CLIFI Zine.

Karya yang dapat diikutsertakan berupa cerpen, puisi, esai, dan resensi buku atau film dengan tema besar “Air”. Mengenai tema ini, Bukit Buku menuliskan dalam media sosialnya tagline “Merangkul ketenangan aliran kehidupan, dimana setiap riak menceritakan sebuah kisah dan setiap tetes menyimpan esensi ketenangan.”

Sedangkan turunan tema yang dapat digunakan ada 3. Pertama, mengenai air dan pencemarannya. Kedua, rob dan penurunan muka tanah atau Land Subsidence. Dan, ketiga, tentang kekeringan dan krisis air.

Bagi kamu yang terpanggil menulis, jumlah naskah yang diperkenankan hanya 1 naskah saja, dengan panjang 2000 kata untuk cerpen, esai, dan resensi. Dan 3 hingga 5 judul bila dalam bentuk puisi.

Naskah dapat dikirimkan melalui zine.climatefiction@gmail.com dengan mencantumkan “Zine Bukit Buku” pada subjek email. Atau kamu dapat menilik ke media-media sosial Bukit Buku untuk mendapatkan keterangan yang lebih detail.

Undangan menulis ini tidak terikat waktu. Dan bagi karya yang dimuat dalam CLIFI Zine, akan mendapatkan bingkisan menarik yang pastinya akan menambah semangat kamu untuk terus berpartisipasi dalam karya-karya tulis kampanye krisis iklim.

Selain membuka ruang untuk berkarya dalam dunia tulis menulis, Bukit Buku juga merupakan komunitas membaca, festival literasi, dan juga platform kampanye krisis iklim. Kamu bisa menilik jadwal untuk ikut serta dalam diskusi buku dan ikut memberikan kritik dan juga dukungan bagi sesama pecinta buku sekaligus alam melalui media sosialnya. (Pat)

 

LAINNYA