Urai Kemacetan, Dishub Tangsel Terapkan Uji Sistem Satu Arah di Jalan H. Usman

waktu baca 2 minutes
Rabu, 2 Jul 2025 10:55 0 Nazwa

KOTA TANGSEL | TDPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menerapkan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan H. Usman, Ciputat yang dilakukan mulai pukul 05.00 sampai 08.00 WIB.

Kepala Bidang (Tangsel) Lalu Lintas Dishub Kota Tangsel Martha Lena menyatakan, kebijakan ini diambil demi mengurai kemacetan dan meningkatkan kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan yang dikenal padat, khususnya pada pagi hari.

“Uji coba SSA Jalan H. Usman ini sebagai salah satu upaya untuk mengurai kemacetan lalu lintas di pagi hari. Total ada 25 petugas yang dikerahkan amankan SSA,” kata Martha. Rabu, 2 Juli 2025.

Martha menerangkan bahwa uji SSA akan dievaluasi selama tiga minggu ke depan hingga 23 Juli mendatang sebagai tahap uji coba. Malsalah ini, ucap Martha juga lantaran minimnya fasilitas parkir kendaraan untuk masyarakat yang beraktivitas di Pasar Ciputat.

“Fasilitas parkir yang terbatas sehingga kendaraan banyak yang melakukan parkir di badan jalan, perlu dievaluasi yaitu optimalisasi sarana ruang parkir pada ruko Plaza Ciputat dan Gg. Bancet,” ujar Martha.

Tak hanya itu, Hambatan lalu lintas juga terjadi lantaran tingginya volume kendaraan yang melintas dari Jalan Aria Putra menuju Jalan KH. Dewan dan sebaliknya.

“Dengan adanya penerapan SSA titik konflik lalu lintas diharapkan berkurang, pada Simpang Tiga Jl. Aria Putra – Jl. KH. Dewantara yaitu menjadi 4 titik pada Simpang Tiga Kantor POS yaitu 3 titik konflik, dan Simpang Tiga Jl. KH. Dewantara – Jl. H. Usman yaitu 9 titik. Total 16 titik dan hambatan lalu lintas berkurang sebesar 60%,” papar Martha.

Adapun selama uji coba, Dishub Tangsel juga menyiapkan sejumlah kantong parkir kendaraan untuk masyarakat yang beraktivitas di Pasar Ciputat. Yakni di Gedung Plaza Ciputat, Kantor Pos Ciputat, Parkiran Gang Bancet, GOR Ciputat, dan Parkiran Masjid Agung Al-Jihad.

Penerapan sistem satu arah ini masih bersifat sementara. Jika hasil evaluasi menunjukkan dampak positif, tambah Martha, pihaknya akan mempertimbangkan untuk memberlakukan secara permanen. Bahkan, opsi membuka akses alternatif seperti Jalan Pendidikan juga tengah dikaji.

“Kami ingin semua pihak dilibatkan. Harapan kami, masyarakat bisa merasakan manfaatnya, dan secara bertahap meninggalkan kebiasaan lama,” bebernya Martha.

“Ini salah satu upaya mengatasi kemacetan di Ciputat, diharapkan masyarakat mendukung, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berlalulintas,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA