Tips Mengatur Waktu Olahraga Agar Tetap Bugar di Bulan Ramadhan

waktu baca 2 minutes
Minggu, 22 Feb 2026 12:43 0 Nazwa

GAYA HIDUP | TD – Bulan Ramadhan membawa perubahan besar pada pola aktivitas harian. Waktu makan bergeser, jam tidur sering kali berkurang, dan energi tubuh terasa berbeda dibanding hari biasa. Dalam kondisi tersebut, banyak orang mulai ragu untuk berolahraga karena khawatir merasa lemas atau dehidrasi.

Padahal, olahraga tetap bisa dilakukan saat puasa. Kuncinya adalah memilih jenis aktivitas yang sesuai serta mengatur waktu dengan tepat. Jika dijalankan secara bijak, olahraga justru membantu menjaga kebugaran, meningkatkan stamina, dan membuat tubuh terasa lebih segar selama menjalani ibadah puasa.

Olahraga yang Dianjurkan Saat Puasa

Berikut beberapa jenis olahraga yang relatif aman dan nyaman dilakukan selama Ramadhan:

  • Jalan Santai
    Aktivitas ringan ini membantu melancarkan sirkulasi darah tanpa membebani tubuh secara berlebihan. Jalan santai cocok bagi siapa saja, termasuk yang jarang berolahraga.
  • Yoga
    Yoga mengombinasikan peregangan, keseimbangan, dan teknik pernapasan. Selain menjaga fleksibilitas tubuh, yoga juga membantu meredakan stres dan menjaga ketenangan pikiran.
  • Bersepeda Ringan
    Bersepeda dengan intensitas rendah hingga sedang efektif menjaga kesehatan jantung. Pastikan durasi tidak terlalu lama agar tubuh tidak kehilangan cairan berlebihan.
  • Latihan Kekuatan Ringan (Bodyweight)
    Gerakan seperti squat, push-up, atau plank dapat membantu menjaga massa otot. Intensitas dan repetisi perlu disesuaikan agar tidak menyebabkan kelelahan ekstrem.
  • Stretching / Peregangan
    Peregangan membantu mengurangi ketegangan otot dan rasa kaku akibat aktivitas harian. Ini menjadi pilihan ideal bagi yang ingin tetap aktif dengan risiko minimal.

Waktu yang Tepat untuk Berolahraga Saat Puasa

Selain jenis olahraga, waktu pelaksanaan juga sangat menentukan kenyamanan dan keamanan tubuh.

  1. Menjelang Berbuka Puasa
    Waktu ini menjadi pilihan favorit banyak orang. Meski energi tubuh mulai menurun, keuntungannya adalah cairan dan nutrisi dapat segera diganti saat berbuka.
  2. Setelah Berbuka Puasa
    Ini waktu ideal untuk olahraga dengan intensitas sedikit lebih tinggi. Tubuh sudah mendapatkan asupan energi sehingga lebih kuat beraktivitas.
  3. Setelah Salat Tarawih
    Cocok bagi yang memiliki kesibukan menjelang berbuka. Olahraga ringan di malam hari juga membantu relaksasi sebelum tidur.
  4. Sebelum Sahur (Opsional)
    Bisa dilakukan jika tubuh terbiasa. Namun, perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kualitas tidur.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Agar olahraga tetap aman dan nyaman saat puasa, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Pilih intensitas ringan hingga sedang
  • Hindari olahraga di bawah terik matahari
  • Cukupi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka
  • Dengarkan kondisi tubuh – jangan memaksakan diri

Penutup

Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan mengatur waktu secara bijak, tubuh tetap bisa bugar sepanjang Ramadhan. Aktivitas fisik yang dilakukan secara seimbang justru membantu menjaga stamina, kesehatan, dan kebugaran selama menjalani ibadah. (Nazwa)

LAINNYA