Tangsel Jadi Kota Percontohan Gerakan Jumat Bersih Nasional

waktu baca 2 minutes
Jumat, 24 Okt 2025 19:02 0 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi memulai Gerakan Jumat Bersih yang dilaksanakan serentak di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Program ini menjadi langkah awal kampanye nasional untuk mengajak masyarakat mengelola sampah langsung dari sumbernya.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK, Sasmita Nugroho, menjelaskan bahwa Gerakan Jumat Bersih bukan hanya kegiatan rutin, melainkan bagian dari gerakan nasional membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah mandiri.

“Gerakan Jumat Bersih ini kita jadikan media kampanye penyelesaian sampah dari sumbernya. Harapannya, masyarakat bisa mulai dari rumah masing-masing, sehingga beban tempat pembuangan akhir bisa berkurang. Mudah-mudahan ini jadi awal yang berkelanjutan,” ujarnya di Alun-alun Pamulang, Jumat (24/10/2025).

Ia menambahkan, kegiatan ini digelar serentak di tiga provinsi besar sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menumbuhkan kembali budaya gotong royong menjaga kebersihan lingkungan.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa Jumat Bersih merupakan simbol kepedulian bersama terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini serempak di seluruh Indonesia, khususnya di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Ini perhatian khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup agar semangat peduli lingkungan tumbuh dari masyarakat, bukan hanya dari pemerintah,” kata Pilar.

Ia juga mengajak seluruh pengurus RT dan RW di Tangsel menjadikan kegiatan bersih-bersih sebagai agenda rutin mingguan.

“Kita dorong agar RT dan RW kembali menggerakkan warganya untuk kerja bakti. Mau di hari Jumat atau Minggu, silakan, yang penting semangat gotong royongnya ada,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, Bani, menuturkan bahwa gerakan ini berawal dari semangat World Clean Up Day dan kini dikembangkan menjadi gerakan nasional berkelanjutan.

“Pak Menteri tidak ingin berhenti di Hari Bersih Sedunia saja. Beliau ingin setiap Jumat, budaya bersih-bersih hidup kembali di seluruh Indonesia. Dengan Tangsel sebagai salah satu percontohan, kita berharap semangat ini bisa menular ke daerah lain,” tutupnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA