Strategi Investasi Kripto ABVT: Pasti Untung!

waktu baca 6 minutes
Sabtu, 28 Jun 2025 08:29 1 Patricia Pawestri

EKBIS | TD – ABVT (Altcoin–Bitcoin Value Transfer) adalah pendekatan strategis dalam dunia investasi kripto yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan nilai, tetapi juga pada transformasi kekayaan. Dalam metode ini, altcoin dijadikan sebagai “kendaraan pertumbuhan” jangka pendek-menengah, sementara Bitcoin dijadikan sebagai “bunker kekayaan” jangka panjang. Fokus utama strategi investasi kripto ABVT ini bukan hanya menghasilkan profit. Tetapi juga memastikan bahwa profit tersebut diamankan dalam bentuk aset yang memiliki daya tahan waktu dan perlindungan sistemik: Bitcoin.

Dengan kata lain, ABVT mengalihkan nilai dari siklus volatil altcoin menuju kestabilan historis Bitcoin.

🧠 Filosofi Investasi ABVT

Dalam dunia yang dipenuhi spekulasi, ABVT menawarkan pendekatan yang disiplin:

“Altcoin digunakan untuk mencetak keuntungan — Bitcoin digunakan untuk menjaga kekayaan.”

Filosofi ini mengakui bahwa altcoin memang memiliki potensi kenaikan (ROI) yang jauh lebih tinggi dibanding Bitcoin, tetapi juga disertai risiko koreksi ekstrem. Sebaliknya, Bitcoin jarang memberikan kenaikan 5x atau 10x dalam waktu singkat. Tetapi secara historis, Bitcoin menunjukkan performa pulih yang luar biasa dari setiap krisis besar. Ini menjadikan Bitcoin tempat perlindungan yang layak untuk hasil keuntungan altcoin yang sudah terealisasi.

🔄 Rangkaian Strategi Investasi Kripto ABVT

  1. Akumulasi Pembelian Altcoin Pada Saat Terpuruk

Titik masuk utama dari strategi ini adalah saat altcoin mengalami koreksi tajam maka idealnya setelah mengalami penurunan minimal 50% dari harga puncaknya. Pada siklus bear market, banyak altcoin bahkan turun 60%, 70%, hingga 90%(khusus altcoin dengan proyek-proyek spekulatif atau dengan dukungan fundamental lemah). Strategi ABVT menyarankan untuk mulai melakukan akumulasi menggunakan pendekatan grid averaging, seperti membeli secara bertahap di level penurunan 50%, 55%, 60%, 65% — semakin jauh penurunan maka semakin agresif alokasi modal untuk pembelian.

Khusus untuk BNB (Binance Coin), strategi ini bisa dimulai lebih awal, bahkan pada penurunan 25% dari puncak. Pada tahun 2025, BNB menjadi satu-satunya Altcoin yang mengalami penurunan dibawah 40% pada siklus bear market.  Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan, yaitu :
– BNB didukung langsung oleh ekosistem Binance, bursa terbesar di dunia.
– Tokenomics deflasi melalui program burning rutin.
– Utility luas: biaya trading, launchpad, NFT, dan ekosistem BNB Chain.
– Performa pulih BNB setelah crash terbukti paling konsisten dan cepat.

Dengan kekokohan struktural ini, BNB menjadi satu-satunya altcoin yang mendekati kestabilan dan progresivitas setara Bitcoin (BTC). Sebagai perbandingan, pada market crash Q1-Q2 2025, Bitcoin mengalami penurunan 32,5% dari titik puncak, sedangkan BNB mencetak penurunan 37,5% (sangat stabil dan kokoh).

2. Tunggu Pemulihan & Ambil Profit

Ketika pasar pulih dan altcoin mengalami lonjakan signifikan (biasanya saat Bitcoin memimpin rebound), investor tidak perlu menunggu hingga ke titik tertinggi baru. Profit bisa langsung segera  masuk dalam pengamanan secara disiplin dalam bentuk USDT atau stablecoin lainnya. Ini menghindari risiko retrace mendadak yang umum terjadi pada altcoin.

3. Konversi ke Bitcoin Saat Diskon

Tahap berikutnya adalah menunggu saat Bitcoin mengalami koreksi sehat. Bukan crash besar, tapi diskon alami dalam siklus volatilitasnya. Saat BTC menyentuh harga rendah relatif (misalnya retrace 10–25%), hasil dari altcoin yang sebelumnya dikonversi ke USDT atau Rupiah kemudian digunakan untuk membeli Bitcoin di harga diskon.

📈 Mengapa Lebih Efisien dari Strategi All-in Bitcoin?

Meskipun Bitcoin adalah aset paling kuat dan stabil dalam dunia kripto namun potensi ROI-nya tidak seagresif altcoin. Seseorang yang hanya berinvestasi di BTC akan merasakan stabilitas nilai, tetapi potensi pertumbuhannya tetap terbatas pada faktor kali (ROI). Strategi ABVT memperluas peluang itu dengan memanfaatkan volatilitas altcoin sebagai leverage alami untuk mencetak keuntungan. Lalu keuntungan tersebut diamankan kembali ke BTC sebagai bunker penyimpan nilai utama.

Dengan pendekatan ini maka investor bisa merasakan kenaikan profit seperti altcoin tapi tetap menyimpan kekayaan seperti pemegang Bitcoin jangka panjang.

🛡️ Keamanan dan Keunggulan ABVT

Penerapan strategi investasi kripto ABVT sangat cocok pada 100 besar peringkat koin teratas versi coinmarketcap.com. Terutama pada altcoin yang memiliki fundamental kuat, tim aktif, komunitas besar, dan utilitas nyata. Kendali risiko kerugian lebih mudah, karena altcoin semacam ini tetap menunjukkan daya pulih yang sehat dalam setiap siklus kripto, walaupun tetap lebih fluktuatif daripada Bitcoin.

Beberapa altcoin ideal untuk strategi ABVT antara lain:
– BNB
– QNT
– LINK
– SUI
– ALGO
– ADA
– XRP
– XDC

Namun altcoin spekulatif tanpa proyek yang jelas serta tim pengembang yang tidak aktif sebisa mungkin dihindari karena sangat rawan jatuh parah tanpa bisa pulih kembali.

Contoh Altcoin dengan fundamental lemah dan lebih bersifat spekulatif : Shiba Inu, Doge, Baby Doge, Trumph, Melania, Alpaca, Pepe, Bio, BSW, dsb.

🧮 Studi Kasus Sederhana

Bayangkan Anda membeli altcoin A saat turun 60% dari ATH. Setelah rebound 100% kemudian Anda menjualnya ke USDT. Kemudian Anda membeli Bitcoin dengan menunggu turun 20% dari harga tertingginya. Maka Anda tidak hanya menghasilkan keuntungan dari altcoin, tapi juga menambah kepemilikan BTC pada harga diskon sehingga menghasilkan dua keuntungan dalam satu siklus. Inilah esensi dari strategi investasi ABVT.

📊 Karakteristik ABVT

– Bukan metode harian atau jangka pendek. Namun fokus pada siklus bulanan hingga tahunan.
– Lebih cocok untuk investor menengah yang ingin memaksimalkan peluang tanpa terjebak spekulasi ekstrem.
– Membutuhkan disiplin dan kesabaran. Bukan hanya insting cepat ambil profit.
– Strategi ini tidak anti BTC. Tetapi justru menempatkan BTC sebagai tujuan akhir semua proses investasi kripto.

🔚 Penutup

Dalam dunia kripto yang penuh ketidakpastian, strategi ABVT menawarkan jalan tengah yang elegan: memanfaatkan ledakan ROI altcoin untuk membangun posisi BTC yang kokoh. Altcoin memberi pertumbuhan cepat, namun hanya Bitcoin yang memberi perlindungan nilai jangka panjang. Oleh karena itu, ABVT bukan sekadar strategi investasi, melainkan filosofi transisi nilai — dari profit spekulatif menuju ketahanan sistemik.

Jika Anda memahami momentum, sabar dalam eksekusi, dan disiplin dalam rotasi aset, strategi investasi kripto ABVT dapat menjadi pintu gerbang menuju pertumbuhan kekayaan yang stabil dalam dunia investasi digital yang bersifat fluktuatif.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penerapan strategi pembelian bertahap “Grid Averaging” maka silahkan kunjungi laman :

https://tangerangdaily.id/panduan-investasi-trading-kripto/

Penulis: Sugeng Prasetyo, Analis Kripto Independen

Editor: Patricia


Disclaimer: Artikel ini bukan merupakan rujukan utama untuk investasi kripto dan hanya disediakan sebagai referensi semata. Investasi kripto memiliki risiko yang sangat tinggi, sehingga disarankan untuk berkonsultasi dengan konsultan keuangan terpercaya sebelum mengambil keputusan investasi. Investasi dalam cryptocurrency dapat menghasilkan keuntungan yang signifikan, namun juga membawa risiko kerugian yang besar. Oleh karena itu, penting untuk melakukan riset mendalam sebelum berinvestasi, menggunakan dana yang siap hilang, dan selalu berkonsultasi dengan ahli keuangan yang berpengalaman untuk mendapatkan panduan yang tepat sesuai dengan situasi keuangan Anda. Ingatlah bahwa pasar cryptocurrency sangat volatil dan tidak ada jaminan keuntungan; keputusan investasi harus diambil dengan hati-hati dan berdasarkan informasi yang akurat.

LAINNYA