Setahun Pemerintahan Prabowo, Ekonomi Nasional Menguat dan Kepercayaan Publik Meningkat

waktu baca 2 minutes
Selasa, 21 Okt 2025 15:03 0 Nazwa

JAKARTA | TD — Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan tren positif dalam kinerja ekonomi nasional dan tingkat kepercayaan publik. Berdasarkan hasil survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) bertajuk “Satu Tahun Pemerintahan: Evaluasi dan Catatan Publik” yang digelar pada 9–17 Oktober 2025, publik menilai ekonomi nasional semakin baik dan kepemimpinan Presiden mendapat apresiasi tinggi.

Sebanyak 73 persen responden menilai kondisi ekonomi nasional baik dan cukup baik, meningkat signifikan dibanding Oktober 2024. Sementara 29 persen menilai ekonomi memburuk dan 4 persen menyatakan sangat buruk. Lebih dari separuh responden merasakan dampak positif dari perbaikan ekonomi ini, dengan 57 persen menyebut “berdampak” dan 11 persen “sangat berdampak”.

Kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo juga menguat. Sebanyak 67 persen responden menyatakan puas dan sangat puas terhadap kinerja presiden, sementara 81 persen menyatakan percaya dan sangat percaya pada kepemimpinannya.

Beberapa kebijakan yang dinilai pro-rakyat mendorong tingginya tingkat kepercayaan tersebut, antara lain:

  • Program Makan Bergizi Gratis dengan apresiasi 70 persen publik;
  • Program Pengadaan 3 Juta Rumah Rakyat dengan tingkat kepuasan 83 persen di antara yang mengetahui;
  • Dana Desa dengan tingkat kepuasan di atas 70 persen.

Selain itu, 77 persen publik menilai situasi keamanan nasional baik, dan 80 persen menilai penegakan hukum berjalan positif.

Survei dilakukan terhadap 1.200 responden di 38 provinsi, dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menilai hasil ini menunjukkan konsolidasi positif pemerintahan Prabowo. “Tren persepsi publik terhadap ekonomi dan kepemimpinan Presiden Prabowo menunjukkan arah yang stabil dan optimistis,” ujarnya dalam Rilis Survei dan Diskusi Media di Jakarta, 21 Oktober 2025.

Dedi menambahkan, “Kepercayaan publik yang mencapai lebih dari 80 persen menandakan kepemimpinan Prabowo tegas, berwibawa, dan berorientasi hasil. Stabilitas politik dan ekonomi yang paralel akan menjadi modal penting memasuki tahun kedua pemerintahan.” (*)

LAINNYA