SALTERYP Rilis Single Kedua “Terbelenggu”, Potret Kelam Pergulatan Hidup

waktu baca 3 menit
Minggu, 10 Mei 2026 10:50 177 Nazwa

MUSIK | TD — Band rock alternatif asal Sumedang, SALTERYP, kembali menandai perjalanan musikal mereka lewat perilisan single kedua berjudul “Terbelenggu” yang resmi meluncur pada 8 Mei 2026. Lagu ini menjadi kelanjutan dari langkah awal mereka setelah debut perdana yang dirilis pada Februari 2026 lalu.

Melalui “Terbelenggu”, SALTERYP menghadirkan potret emosional tentang seseorang yang terjebak dalam fase gelap kehidupan. Lagu ini berbicara mengenai rasa hampa, kebingungan menentukan arah hidup, hingga usaha mencari pelarian yang justru berujung pada penyesalan dan kelelahan batin.

Secara lirik, “Terbelenggu” menggambarkan pergulatan seseorang yang berusaha keluar dari tekanan mental dan situasi destruktif yang terus menghantuinya. Penulisan lirik dipercayakan kepada bassist SALTERYP, Nanda Insan atau yang akrab disapa Akrom, yang menuangkan pengalaman emosional tersebut dalam diksi lugas namun tetap menyisakan ruang refleksi bagi pendengar.

Atmosfer kelam dalam lagu ini diperkuat oleh karakter instrumen yang agresif, dipadukan dengan aransemen yang lebih dinamis dibanding karya mereka sebelumnya. SALTERYP juga menghadirkan tambahan elemen instrumen untuk memperkaya warna musik dan mempertegas identitas modern alternative rock yang mereka usung.

Dalam proses produksinya, “Terbelenggu” digarap secara mandiri dengan waktu pengerjaan yang relatif singkat. Meski demikian, band ini tetap menjaga detail musikal agar mampu menyampaikan emosi lagu secara maksimal.

Untuk sektor produksi, lagu ini diproduseri oleh Agung Nuryana Mubarok yang sekaligus menangani proses mixing dan mastering bersama dr. alialfakir. Sementara artwork single digarap oleh Syahdan Aliansyah.

Berikut penggalan lirik dari “Terbelenggu”:

“Kucoba untuk berlari darinya
Mencari cara tuk melepaskannya
Namun langkahku tak tentu arah
Dan ku lelah tapi ku trus melangkah…”

Lewat single ini, SALTERYP mencoba menghadirkan refleksi tentang keterpurukan sekaligus kesadaran untuk bangkit dari fase gelap kehidupan. “Terbelenggu” juga menjadi penegasan arah musikal mereka yang memadukan energi rock alternatif modern dengan pendekatan lirik emosional dan personal.

Credit

Judul: “Terbelenggu”

Artist: SALTERYP

Genre: Rock Alternatif

Tanggal Rilis: 8 Mei 2026

Penulis Lagu: Nanda Insan

Produser: Agung Nuryana Mubarok

Mixing & Mastering: Agung Nuryana Mubarok, dr. alialfakir

Artwork: Syahdan Aliansyah

Label/Distribusi: Salteryp Records

Aransemen: Nanda Insan, Agung Nuryana Mubarok, Syahrul Saragih

Perjalanan SALTERYP

SALTERYP berawal dari sebuah band bernama Narfa yang dibentuk pada tahun 2020 oleh Arul, Fauzan, dan Akrom di Sumedang. Pada masa awal, Narfa menjadi ruang eksplorasi bagi mereka untuk membangun chemistry sekaligus menyalurkan semangat bermusik. Namun seiring waktu, kesibukan masing-masing personel membuat aktivitas band melambat hingga akhirnya vakum pada 2023.

Dari fase tersebut, lahirlah cikal bakal SALTERYP dengan formasi Arul, Fauzan, Agung Mubarok, dan Raysan. Saat itu, SALTERYP masih berfokus sebagai project cover lagu sekaligus menjadi ruang eksplorasi musikal baru dengan pendekatan yang lebih modern. Akan tetapi, perjalanan mereka kembali terhambat karena aktivitas perkuliahan dan kesibukan pribadi para personel.

Memasuki awal 2024, semangat bermusik kembali tumbuh. Agung Mubarok mulai aktif melakukan sesi jamming bersama Fauzan, Agung Akbar, serta Jo. Dari proses itu, chemistry baru perlahan terbentuk dan membuka arah musikal yang lebih matang.

Pada pertengahan 2024, Arul memutuskan menghidupkan kembali SALTERYP dengan formasi yang lebih solid, yakni Arul sebagai vokalis, Fauzan pada drum, Akrom di bass, Agung Akbar sebagai gitar pertama, dan Agung Mubarok sebagai gitar kedua. Mereka kemudian mulai serius menggarap karya original dengan membawa identitas musik modern rock alternatif yang dipadukan elemen elektronik serta harmonisasi dua gitar.

Perjalanan tersebut menjadi titik penting bagi SALTERYP hingga akhirnya mereka memasuki era baru lewat perilisan karya-karya original mereka. Setiap personel membawa pengaruh musik yang berbeda, mulai dari Britpop, Alternative Rock, Metal, Hardcore, Grunge, Heavy Metal, Shoegaze, hingga Pop Punk. Perbedaan referensi itulah yang kemudian membentuk karakter musik SALTERYP yang dinamis dan emosional hingga saat ini. (*)

LAINNYA