Serang – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada pasien dan menciptakan suasana kerja yang nyaman, RSUD Banten menerapkan budaya “Senyum Sapa Salam” yang melibatkan seluruh pegawai, termasuk dokter spesialis. Program ini menjadi langkah berkelanjutan untuk menjadikan interaksi antara pegawai dan pasien lebih hangat dan humanis. (17/12/2024)
Direktur RSUD Banten, Dr. Danang Hamsah Nugroho, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar formalitas, tetapi mencerminkan komitmen RSUD Banten dalam memberikan pelayanan yang penuh empati. Menurutnya, “Senyum Sapa Salam” terbagi menjadi empat momen utama:
1. Salam Jumpa Pertama
“Ketika pasien dan keluarganya pertama kali datang, kita sambut dengan senyum dan ucapan standart , ‘Selamat pagi, selamat datang di RSUD Banten.’ Ini penting agar mereka merasa diterima dengan baik,”
2. Salam Visite
“Saat dokter dan tenaga medis melakukan visite ke ruang pasien, mereka diajak untuk menyapa dengan hangat, standart , ‘Selamat pagi, bagaimana kabar hari ini?”
3. Salam Pegawai
“Komunikasi antarpegawai pun tidak kalah penting. Ucapan standart ‘Selamat pagi, semangat!’ menciptakan lingkungan kerja yang positif dan penuh energi,”
4. Salam Akhir Kunjungan
“Sebelum pasien meninggalkan RSUD Banten, seluruh petugas diwajibkan mengucapkan terima kasih dengan penuh tulus, ‘Terima kasih, semoga sehat selalu.”
“Semua ini mungkin terdengar sederhana, tapi dampaknya luar biasa. Dengan menciptakan suasana yang ramah, pasien akan merasa lebih nyaman dan puas dengan pelayanan yang diberikan,” ujar Dr. Danang.
Ia berharap budaya ini dapat menjadi ciri khas RSUD Banten yang dikenal tidak hanya sebagai rumah sakit rujukan utama di Banten, tetapi juga rumah sakit yang humanis dan peduli terhadap pasien.
“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tapi juga tentang bagaimana kita memberikan rasa nyaman dan semangat kepada mereka yang sedang berjuang untuk sembuh,” tutupnya.