Puluhan Mobil Dinas Kota Tangerang Terbengkalai, Sebagian Rusak Berat

waktu baca 2 minutes
Selasa, 12 Okt 2021 16:43 0 Redaksi TD

KOTA TANGERANG | TD  — Puluhan mobil dinas Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terbengkalai di belakang gedung Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Pantauan TangerangDaily, Selasa 12 Oktober 2021, di lokasi, tampak puluhan mobil berbagai merek itu terlihat sudah usang. Tanaman liar tumbuh di antara puluhan mobil yang sebagian berwarna biru dongker. Bahkan sebagian sudah berkaca.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman mengatakan, mobil tersebut sengaja diletakkan di lokasi tersebut karena sudah tak terpakai. Kini, mobil-mobil itu akan dilelang.

“Di lelang, kita sudah ajukan lelang, coba (konfirmasi) ke pak Nandoeng (Kepala Bidang Aset pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tangerang),” ujar Herman.

Baca juga: Pembentukan Pansus Bansos DPRD Kota Tangerang Gagal

Herman menuturkan, lelang mobil tersebut hanya tinggal penetapan Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah. Sementara untuk penetapan harga masing-masing kendaraan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang(KPKNL).

“Tinggal penetapan Pak Wali Kota. Sudah dinilai oleh KJPP. Sudah ada penafsiran harga dan lain sebagainya. Lelang akan dilakukan oleh badan lelang yang di Jalan Taman Makam Pahlawan itu,” jelas Herman.

Kata Herman, tak hanya mobil yang terletak di lokasi tersebut saja, namun juga motor plat merah tak terpakai juga akan dilelang. Jumlah di atas 50.

Baca juga: TPS Liar di Neglasari: Pegawai Pemkot Tangerang Diperiksa Polisi

“Lelang nanti terbuka untuk umum. Jumlahnya sih enggak hapal kayaknya di atas 50. Itu termasuk motor, mobil bekas dewan dan wali kota juga,” ungkap Herman.

Dia mengatakan kendaraan dinas yang dilelang ini berusia di atas 5 tahun. Namun juga ada kendaraan yang usianya belasan hingga puluhan tahun.

“Kalau ketentuan yang lelang di atas 5 tahun. Tapi ada yang di atas itu, kan ada yang masih kita manfaatkan,” pungkasnya. (Eko Setiawan/Rom)

LAINNYA