Pengelolaan Sampah hingga TBM Kolong, Usulan Unggulan Cipayung di Musrenbang 2027

waktu baca 2 minutes
Senin, 26 Jan 2026 21:02 0 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 di Kelurahan Cipayung difokuskan pada penguatan program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah dan pengembangan ekonomi warga.

Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, menyampaikan total pagu anggaran Musrenbang 2027 sebesar Rp3,14 miliar, dengan komposisi 60 persen dialokasikan untuk infrastruktur dan 40 persen untuk pemberdayaan. Meski demikian, arah kebijakan tahun depan lebih menitikberatkan pada sektor pemberdayaan.

“Orientasi kita di 2027 lebih ke pemberdayaan. Infrastruktur tetap ada, tetapi porsinya tidak terlalu banyak,” ujar Dini saat ditemui di Kelurahan Cipayung, Senin (26/1/2026).

Salah satu program unggulan yang diusulkan adalah pengembangan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kolong Flyover. Untuk program ini, Kelurahan Cipayung mengalokasikan anggaran hingga Rp200 juta, terbesar dibandingkan usulan pemberdayaan lainnya.

Dini menjelaskan, awalnya program TBM Kolong Flyover diajukan melalui usulan RW. Namun, karena mayoritas RW lebih memprioritaskan pembangunan sarana dan prasarana, usulan tersebut tidak terakomodasi. Akhirnya, program TBM Kolong Flyover diajukan langsung oleh kelurahan sebagai usulan mandiri.

“TBM Kolong Flyover kami rancang sebagai pusat kegiatan agrikultur perkotaan. Tahap awal fokus pada pertanian, dengan konsep hidroponik yang memanfaatkan lahan di bawah kolong flyover,” jelasnya.

Menurut Dini, pengembangan akan dilakukan secara bertahap. Setelah sektor pertanian berjalan, program ini ke depan dapat diperluas ke sektor perikanan dan kegiatan produktif lainnya.

“Untuk 2027 kita fokus satu per satu. Dimulai dari tanaman dan pertanian dulu. Selanjutnya bisa dikembangkan ke perikanan dan sektor lainnya,” tambahnya.

Pemilihan lokasi TBM Kolong Flyover sebagai prioritas didasarkan pada kondisi wilayah tersebut yang dinilai belum tertata dan belum tersentuh program pemberdayaan secara optimal, khususnya area kolong flyover di sisi dekat Imputani.

“Kalau kolong yang ada fasilitas futsalnya sudah cukup bagus, tapi di sisi lainnya masih belum rapi. Itu yang ingin kita benahi,” kata Dini.

Selain TBM Kolong Flyover, sejumlah kelompok pemberdayaan juga mengajukan usulan dalam Musrenbang 2027, di antaranya kelompok tani, kelompok wanita tani (KWT), serta bank sampah. Untuk mendukung pengelolaan sampah, Kelurahan Cipayung mengusulkan pengadaan mesin pencacah sampah yang masuk dalam program prioritas F1, khususnya di RW 10 yang memiliki bank sampah aktif.

“Mesin pencacah ini penting untuk mendukung pengolahan sampah,” ujarnya.

Sementara itu, untuk program F1 di bidang sarana dan prasarana, usulan yang masih dominan meliputi pengaspalan jalan, perbaikan drainase, serta program bedah rumah. Sisa anggaran yang tersedia juga akan diarahkan untuk mendukung program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan. (Idris Ibrahim)

LAINNYA