Pemkot Serang Dorong UMKM di Kota Serang Naik Kelas

waktu baca 3 minutes
Senin, 30 Jun 2025 22:24 0 Deni Kusuma

KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) terus berupaya untuk meningkatkan daya saing para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Serang agar naik kelas. Salah satu yang dilakukan adalah melalui pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk.

Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, melalui pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk yang diberikan ini, diharapkan bisa terus meningkatkan daya saing UMKM di Kota Serang. Tidak hanya pada level lokalan. Namun, diharapkan bisa mencapai go internasional.

Dengan begitu, sambung Budi, UMKM Kota Serang bisa terus tumbuh dan bekembang dan semakin kreatif.

Demikian hal itu ditegaskan Budi Rustandi saat pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk UMKM di Kota Serang bekerjasama Alfamart, di gedung PPK Kota Serang, Senin (30/06/2025).

Sebanyak 50 para pelaku usaha UMKM di Kota Serang ikut terlibat dalam pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk tersebut.

Tidak hanya itu, pelaku UMKM juga mendapatkan materi pelatihan tentang standarisasi produk mulai dari perizinan sampai kemasan dari manajemen Alfamart.

“Terus belajar, terus tingkatkan, agar produk UMKM bisa masuk ke ritel dan go internasional. Pemkot Serang juga siap untuk memfasilitasi wadah pedagang, ” tegas Budi Rustandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil, Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang Wahyu Nurjamil mengklaim produk UMKM Kota Serang sukses terjual saat ada gelaran event.

Meski begitu, pihaknya berpesan agar UMKM tidak lantas buru-buru puas atas capaian yang telah diraih.

“Jangan buru-buru puas, packaging dan cara penjualan harus terus ditingkatkan agar pembeli semakin tertarik. Kreatifitas juga harus terus ditingkatkan” katanya.

Pada sisi lain, Wahyu Nurjamil menambahkan, besar harapannya kepada pelaku usaha ritel yang menjalin kerjasama dengan UMKM Kota Serang bisa menerapkan sistem jual putus agar modal usahanya bisa terus diputar, tidak harus menunggu-nunggu lama, melihat modal yang dimilikinya yang terbatas.

“Kalau bisa sistem putus, biar modalnya bisa terus diputar, ” imbuh Wahyu Nurjamil.

Deputy Branch Manager Alfamart Branch Serang, Siswanto Ari Widjaja menyatakan kesiapannya untuk terus bekerjasama dengan UMKM, salah satu yang dilakukan Alfamart adalah dengan memberikan kesempatan untuk para pelaku UMKM memasarkan produknya di gerai-gerai Alfamart.

“Alfamart terus menggandeng para pelaku UMKM untuk naik kelas melalui berbagai upaya, salah satuanya memberikan pemahaman manajemen ritel. Alfamart juga memberikan kesempatan untuk para pelaku UMKM memasarkan produknya di gerai-gerai Alfamart,” ujar Siswanto.

Menurutnya, Kota Serang memiliki potensi yang besar bagi para pelaku UMKM untuk mengambangkan dan memasarkan produknya hingga ke luar daerah.

“Kami (Alfamart) terus berupaya mendorong para pelaku UMKM untuk bisa memasarkan produknya sampai keluar daerah (nasional). Untuk mencapai hal tersebut, kami memberikan pemahaman dan pendampingan serta mengkurasi produk mereka untuk dapat bersaing di pasar,” tambah Siswanto.

Menurutnya, permasalahan utama yang sering dihadapi para pelaku UMKM adalah permodalan dan pemasaran. Ini menjadi hal dasar yang mengganggu perkembangan para pelaku UMKM untuk terus mengembangakan dan memasarkan produknya.

“Kita bersinergi dengan Pemerintah Kota Serang untuk memastikan para pelaku UMKM ini mendapat pemahaman dan strategi yang tepat dalam mengelola bisnisnya. Dengan begitu, Alfamart berharap mereka mempunyai manajemen pengelolaan yang baik dalam mengembangkan bisnisnya,” kata Siswanto.

LAINNYA