Pemkab Tangerang Gandeng 33 Kampus untuk Program Beasiswa Tangerang Gemilang

waktu baca 2 menit
Selasa, 12 Mei 2026 13:18 72 Nazwa

TANGERANG | TD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026. Hingga saat ini, program tersebut telah menjalin kerja sama dengan 33 perguruan tinggi di Indonesia untuk mendukung pendidikan mahasiswa asal Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan kolaborasi dengan puluhan kampus tersebut menjadi langkah strategis untuk menciptakan sumber daya manusia unggul sekaligus membuka kesempatan kuliah bagi masyarakat kurang mampu.

“Kita sudah bekerja sama dengan lembaga pendidikan, bahkan sudah ada 33 universitas. Kemarin kami juga mendapat kabar dari ITB yang ingin menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal saat menghadiri seleksi wawancara calon penerima Beasiswa Tangerang Gemilang di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa (12/5/2026).

Menurut dia, Program Beasiswa Tangerang Gemilang menjadi salah satu program prioritas Pemkab Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Seluruh penerima beasiswa nantinya akan mendapatkan pembiayaan pendidikan secara penuh hingga menyelesaikan kuliah.

“Mudah-mudahan ini menjadi modal dasar bagi anak-anak kita supaya bisa sekolah, bisa kuliah, dan mereka bisa pintar serta cerdas. Dari awal masuk sampai wisuda semuanya gratis,” katanya.

Program Beasiswa Tangerang Gemilang tahun 2026 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Dari lebih dari 1.700 pendaftar, sebanyak 1.458 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan wawancara.

Dari jumlah tersebut, sekitar 650 hingga 670 peserta akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Jumlah itu meningkat hampir tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 235 penerima.

“Sebelumnya tahun 2025 kita sudah memberangkatkan 235 penerima beasiswa. Sekarang meningkat menjadi sekitar 670 orang,” ungkap Maesyal.

Ia menjelaskan, program tersebut diprioritaskan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah atau masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4.

Selain memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, Pemkab Tangerang juga memastikan proses seleksi penerima beasiswa dilakukan secara transparan dan bebas dari praktik titipan.

“Tidak ada titipan. Semuanya melalui seleksi. Bukan hanya seleksi di internal sini saja, tetapi juga di perguruan tinggi kita tidak bisa masuk ke sana,” tegasnya.

Melalui program tersebut, Pemkab Tangerang berharap semakin banyak generasi muda yang dapat mengenyam pendidikan tinggi dan menjadi SDM unggul menuju Indonesia Emas. (*)

LAINNYA