TASIKMALAYA | TD — Dalam rangka memperingati Tasyakur Milad ke-120, Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya mengadakan Pameran Kesuryalayaan dan Ilmiah (PEKA) dengan tema “Istiqomah dalam Bertarekat”. Salah satu rangkaian utama dalam PEKA adalah dialog keagamaan yang berlangsung di Komplek MTs dan MA Serba Bakti Suryalaya pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.
Dialog ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki keahlian dan pengalaman mendalam di bidang keagamaan, yaitu KH. Sirojudin Ruyani, Wakil Talqin Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Suryalaya, serta Dr. H. Asep Salahudin, MA, Rektor Institut Agama Islam Luqman Al-Hakim (IAILM). Acara dipandu oleh Ustaz H. Dimas Yodistira A. Lc., yang dikenal sebagai pembawa acara yang komunikatif dan mampu menghidupkan suasana dialog.
Dalam sesi dialog, KH. Sirojudin Ruyani mengupas tuntas pentingnya istiqamah dalam menjalankan tarekat serta mengenal sosok Syekhul Mursyid sebagai pemimpin spiritual. Ia menegaskan bahwa istiqamah tidak hanya sebatas mengenal Syekhul Mursyid secara pribadi, tetapi juga memahami garis keturunan beliau, bahkan hingga hal-hal kecil seperti kucing peliharaannya, sebagai simbol kedekatan dan penghormatan dalam tarekat.
Sementara itu, Dr. H. Asep Salahudin, MA, membawakan materi tentang konsep istiqamah dari sudut pandang kaidah bahasa Arab dan ‘irab (tanda baca gramatikal). Ia menjelaskan bahwa istiqamah dapat diartikan sebagai ‘irab dengan empat alamat, yakni ropa, marfu, mansyub, dan jajem. Contohnya, ‘irab ropa bermakna “tingga” atau “tinggi”, yang melambangkan bahwa melalui sikap istiqomah, seseorang akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.
Dialog keagamaan ini mendapat sambutan hangat dan antusias dari para pengunjung yang hadir. Mereka tampak sangat menikmati dan memahami penjelasan para narasumber, bahkan beberapa di antaranya tertawa dan aktif berinteraksi selama sesi berlangsung, menandakan suasana yang akrab dan penuh kehangatan.
Para peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat sekitar, santri Pondok Pesantren Suryalaya, hingga tamu dari Jepang yang turut merasakan manfaat dari dialog tersebut. Semua pihak menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini dan mengakui kerja keras panitia dalam mengorganisasi PEKA dengan sangat baik.
Dengan demikian, Pameran Kesuryalayaan dan Ilmiah (PEKA) beserta dialog keagamaan yang digelar dalam rangka Tasyakur Milad ke-120 Pondok Pesantren Suryalaya ini dapat dikatakan berhasil dengan sangat baik. Acara ini tidak hanya memperkaya wawasan keagamaan para pengunjung, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan memperkuat semangat istiqamah dalam bertarekat di kalangan masyarakat luas. (*)