Gunung Jaya Wijaya, Si Anggun Gagah dari Papua

waktu baca 2 minutes
Kamis, 18 Jul 2024 14:47 0 Patricia Pawestri

WISATA | TD – Keanggunan dan kegagahan gugusan puncak di Pegunungan Jaya Wijaya merupakan pesona alam yang luar biasa.

Gunung Jaya Wijaya (atau tepatnya disebut Pegunungan Jaya Wijaya) merupakan salah satu puncak tertinggi Indonesia (Seven Summits of Indonesia). Sekaligus salah satu dari tujuh puncak tertinggi dunia (Seven Summits World) bersama Mount Everest dari Himalaya dan Gunung Kilimanjaro dari Afrika.

Ketinggian puncak-puncak Pegunungan Jaya Wijaya selalu berada di atas 4500 m dpl, dengan Puncak Jaya sebagai yang tertinggi ada di ketinggian 4.884 m dpl. Puncak-puncak lainnya adalah:

1.Puncak Mandala

Puncak ini berada di sebelah barat dan berbatasan dengan Papua Nugini. Ketinggiannya mencapai 4.760 m dpl.

2.Puncak Trikora

Puncak Trikora terdiri dari sekelompok hutan. Ketinggian Puncak Trikora 4.750 m dpl.

3. Puncak Idenberg

Idenberg mempunyai tinggi 4.673 m dpl dan mempunyai danau yang menyejukkan.

4. Puncak Yamin

Puncak Yamin diselimuti oleh ‘salju abadi’. Namun, keberadaan salju tersebut menipis dan nyaris hilang karena pemanasan global yang terjadi.

5. Puncak Carstenz Timur 

Puncak Carstenz atau disebut Gunung Carstenz masuk dalam Taman Nasional (Geopark) Lorentz, salah satu situs warisan dunia yang disahkan oleh UNESCO pada tahun 1999. Taman ini berisi flora dan fauna yang sangat kaya se-Asia Tenggara dan budaya suku setempat yang mengagumkan. Para peneliti menduga  peradaban suku yang ada di Taman Nasional ini telah berusia 30.000 tahun

Demikianlah puncak-puncak Pegunungan Jaya Wijaya yang sangat mengagumkan turis-turis pendaki di seluruh dunia.

Panjang pegunungan Indonesia Timur yang luar biasa indah ini membujur dari Papua Tengah hingga Papua Pegunungan di Indonesia bagian timur. Puncak-puncak Gunung Jaya Wijaya diselimuti oleh salju sehingga memberikan suasana pendakian yang terasa lain.

Jalur pendakian Pegunungan Jaya Wijaya terdiri dari 4 rute darat, dan juga satu rute udara menggunakan helikopter yang lebih cepat. Medan dari jalur pendakian darat dimulai dengan savana atau padang rumput dan hutan-hutan dan berlanjut dengan alam gunung yang keras dan terjal.

Kesulitan pendakian menuju puncak-puncak Jaya Wijaya menjadi semakin sulit karena medan bebatuan terjal juga bervariasi dengan lapisan es. Hal ini memperbesar risiko karena dapat terjadi longsoran salju atau bebatuan yang runtuh karena lapisan penyangga yang tidak stabil.

Karena itu, Pegunungan Jaya Wijaya merupakan trek yang hanya cocok dilalui oleh para pendaki profesional yang sudah terbiasa dengan kondisi alam yang ekstrem. Selain harus mempunyai teknik pendakian yang cukup tinggi, pendaki harus menyediakan dana cukup besar untuk menyelesaikan sebuah ekspedisi pendakian ke Puncak Jaya Wijaya. (Pat)

 

LAINNYA