Pemprov Banten Salurkan Bantuan UEP, JOSDK, PMT, Anak dan Lanjut Usia Hingga Pembagian Domba

Bagikan:

BANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menyakurkan barbagai bantuan, mulai dari pemberian bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), bantuan sosial JOSDK, Anak dan Lanjut Usia, bantuan untuk penyandang disabilitas, bantuan PMT balita dan ibu hamil, serta bantuan domba bagi kelompok peternak,

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar di Halaman Kantor Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, Sabtu (10/12/2022).

Menurut Al Muktabar, bantuan tersebut tidak lain dimaksudkan untuk mendorong usaha masyarakat agar bisa terus berkembang selain sebagai bentuk pemerintah hadir bersama masyarakat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Mudah-mudahan ini dapat bermanfaat, diharapakan ini juga dapat meringankan beban saudara kita, ini akan terus kita dorong. Selanjutnya kita akan memantau apakah ini efektif berjalan dan apa lagi kedepan apa yang harus kita pandu Kembali,” ungkap Al Muktabar.

Dikatakan Al Muktabar, dengan bantuan UEP ini untuk mendorong masyarakat yang telah memiliki usaha dapat dikembangkan kembali, sehingga dapat menjadikan tatanan perekonomian bagi keluarganya. Dan kedepan pihaknya akan melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha agar terus berkembang.

Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga mengajak semua pihak untuk dapat bersama-sama dan berkolaborasi dalam memulihkan perekonomian serta membantu Pemerintah dalam upaya pengendalian inflasi.

“Jika ini berkembang kita juga akan mengupayakan bagaimana pasarnya dan lainnya, itu apabila berjalan dengan baik itu akan menjadi sebuah tatanan kehidupan ekonomi kita, ini penting harus kita lakukan,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa bantuan UEP tersebut merupakan bagian dalam pemberdayaan sosial di Provinsi Banten, dimana hal itu sangat penting untuk mendukung masyarakat yang telah memiliki embrio usaha agar dapat mandiri dan tumbuh kedepannya.

“Bantuan ini sifatnya trigger untuk memberikan motivasi agar masyarakat melalui trigger ini dapat termotivasi sehingga dapat kembali berdaya, dan akhirnya angka kemiskinan dapat menurun,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana mengatakan bantuan UEP di Kabupaten Serang disalurkan kepada 420 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), diharapkan bantuan tersebut dapat digunakan dengan sebaik mungkin untuk meningkatkan usahanya.

Sunaiah (33) warga Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran merasa terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Banten dalam hal ini bantuan UEP untuk mengembangkan usahanya.

“Usaha saya itu warung jajanan, tentu dengan bantuan ini terbantu banget, sebelumnya modal itu sangat terbatas. Semoga dengan bantuan ini terbantu untuk jualan,” kataya.

Hal senada pun disampaikan, Suhariah (38) warga Desa Sukalaba, Kecamatan Gunungsari mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang telah memberikan bantuan untuk mengembangkan usaha warung jajanan miliknya.

“Alhamdulillah, terima kasih sudah membantu dengan dikasih bantuan ini, ya bantuan ini juga untuk memperpanjang kedepannya usaha kita. Saya berharap dengan bantuan ini dapat meningkat lagi usahanya,” ujar Suhariah.

Sementara, Rusnawati (30) Warga Desa Kedungsoka, Kecamatan Puloampel menyampaikan syukur atas bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Banten tersebut, sehingga dirinya dapat menambahkan modal usahanya.***

 

 

Bagikan: