Kapolda Banten Ajak Pelajar Hindari Tawuran, Narkoba, dan Hoaks Lewat Program Poldik

waktu baca 2 minutes
Senin, 22 Sep 2025 14:10 0 Nazwa

SERANG | TD – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengajak para pelajar untuk menjauhi tawuran, narkoba, dan hoaks melalui Program Polisi Peduli Pendidikan (Poldik). Ajakan ini disampaikan saat memimpin upacara serentak tingkat SMA/SMK sederajat di wilayah hukum Polda Banten yang digelar di MAN 2 Kota Serang, Senin, 22 September 2025.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Imam Tarmudi, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, Kepala MAN 2 Kota Serang Udin Ali Abas, serta Kakanwil Kemenag Provinsi Banten Dr. H. Amrulloh.

Dalam amanatnya, Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa generasi muda harus unggul bukan hanya di bidang akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

“Para pelajar sekalian adalah harapan bangsa. Tanamkan nilai Pancasila dalam setiap langkah, keputusan, dan perbuatan kalian. Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga moral, etika, dan semangat kebangsaan,” ujar Irjen Pol Hengki.

Program Poldik merupakan implementasi Commander Wish Kapolda Banten yang menjadi salah satu dari enam program prioritas, yakni:

  1. Disiplin Iman dan Taqwa (Dimtaq)
  2. Polisi Peduli Pengangguran (Poliran)
  3. Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (Pecak)
  4. Warung Bhabinkamtibmas (Warbin)
  5. Shubuh Keliling, Jum’at Keliling, dan Minggu Kasih
  6. Polisi Peduli Pendidikan (Poldik)

Melalui Poldik, Polda Banten berkomitmen mendukung dunia pendidikan sebagai fondasi pembentukan karakter bangsa.

Kapolda Banten juga mengingatkan bahwa beberapa bentuk kenakalan remaja termasuk tindak pidana.

“Beberapa di antaranya adalah tawuran dan perundungan, penyalahgunaan narkoba, balapan liar, serta penyalahgunaan media sosial,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Irjen Pol Hengki menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah, dan siswa yang telah mengikuti upacara dengan khidmat.

“Jadilah pelajar aktif, jujur, dan pekerja keras. Ilmu adalah bekal paling berharga untuk menghadapi tantangan zaman. Bersama kita wujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (*)

LAINNYA