KOTA TANGERANG | TD — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang dimanfaatkan Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Tasril Jamal, untuk menyoroti sejumlah persoalan strategis, mulai dari kemacetan di Jalan KH Hasyim Ashari kawasan Cipondoh hingga penyusutan luas Danau Cipondoh, Senin (2/3/2026).
Tasril yang akrab disapa Dewan TJ menegaskan pentingnya dukungan lintas pemerintahan, khususnya dari Pemerintah Provinsi Banten, guna mempercepat pembangunan di Kota Tangerang.
Sebagai anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang yang membidangi pemerintahan dan hukum, ia menilai pelebaran Jalan KH Hasyim Ashari di Cipondoh, terutama di area depan Danau Cipondoh, sudah menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, kondisi jalan yang relatif sempit tidak lagi sebanding dengan volume kendaraan yang terus meningkat, sehingga kerap memicu kemacetan lalu lintas.
“Pelebaran jalan di kawasan tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena arus kendaraan semakin padat dan berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat,” ujar Tasril.
Selain persoalan infrastruktur, ia juga memberi perhatian serius terhadap kondisi Danau Cipondoh yang dinilai mengalami penyusutan luas. Dari sebelumnya sekitar 126 hektare, kini luasnya diperkirakan tinggal sekitar 98 hektare.
Tasril mendorong pemerintah untuk mengambil langkah konkret dalam menyelamatkan danau tersebut sekaligus mengoptimalkan fungsinya sebagai kawasan resapan air, ruang terbuka hijau, serta ruang publik bagi masyarakat.
“Danau Cipondoh bukan hanya ikon wilayah, tetapi juga memiliki fungsi ekologis yang sangat penting. Karena itu, pelestariannya harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Di sisi lain, Tasril juga menyinggung kebutuhan akan gedung DPRD Kota Tangerang yang lebih representatif. Ia berharap ke depan lembaga legislatif memiliki fasilitas permanen yang memadai guna menunjang kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.
Bagi Tasril, usia ke-33 Kota Tangerang bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi momentum kedewasaan daerah untuk berani menyelesaikan berbagai persoalan mendasar, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, hingga penguatan kelembagaan pemerintahan. (*)