KULINER | TD – Memilih quinoa sebagai hidangan Lebaran dapat menjadikan suasana unik dan istimewa. Makanan yang dahulu menjadi bahan makanan pokok bangsa Inca ini dijamin akan menjadikan Lebaran di rumah menjadi lebih kaya dan berkesan.
Quinoa mungkin masih terdengar asing bagi masyarakat Indonesia. Tetapi, makanan ini sangat menarik karena kekayaan sejarah dan juga nutrisinya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini penulis menjabarkan apa itu quinoa.
Sejarah Quinoa: dari Masa Lalu untuk Masa Depan
Quinoa merupakan bahan makanan dari jenis biji-bijian atau serealia yang telah mendapat pengakuan dari Badan Pangan Dunia PBB, yakni Food and Agriculture Organization (FAO), sebagai ‘future food‘ atau makanan masa depan. Pengakuan ini berkaitan dengan kemampuan tanaman quinoa, atau Chenopodium quinoa dalam bahasa Latin, untuk tumbuh dan menghasilkan biji di lingkungan yang sulit. Kandungan gizi quinoa yang tinggi pun membuat bahan makanan ini menjadi superfood.
Ketahanan tumbuh quinoa di lingkungan yang ekstrem merupakan sifat yang ia bawa sebagai tanaman asli dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Quinoa telah terbukti tahan menghadapi kurang suburnya tanah pertanian, rendahnya curah hujan, dan suhu yang tak pasti di pegunungan tersebut.
Di Pegunungan Andes tersebut, quinoa menjadi bahan makanan pokok bangsa Inca yang hidup lebih dari 400 tahun lalu. Budidaya quinoa ternyata telah ada sejak 5000 tahun lalu. Wilayah penanamannya meliputi wilayah-wilayah yang kini menjadi negara Peru, Ekuador, dan Bolivia yang ada di kawasan Andes.
Selain menjadi bahan makanan, quinoa dalam peradaban bangsa Inca juga menjadi salah satu elemen yang selalu hadir dalam tiap ritual keagamaannya. Mereka menempatkan tanaman quinoa sebagai tanaman suci. Quinoa sendiri, dalam pengucapannya adalah “keen-wah“, dan mengandung arti ‘ibu dari segala biji-bijian’.
Keutamaan quinoa dalam peradaban bangsa Inca, antara lain ditunjukkan dalam ritual penanaman biji pertama saat musimnya menggunakan peralatan yang terbuat dari emas.
Sayangnya, kejayaan quinoa nyaris sirna ketika bangsa Spanyol menjajah benua Amerika. Semangat penjajahan membuat quinoa hampir punah karena Spanyol menganggapnya sebagai simbol peradaban emas pribumi. Mereka merusak seluruh ladang-ladang quinoa milik bangsa Inca.
Namun, ternyata di beberapa daerah terpencil yang tak tersentuh, beberapa petani masih menanamnya. Inilah yang membuat keberadaan quinoa terselamatkan hingga sekarang.
Dan, akhirnya, pada peradaban modern, quinoa diakui menjadi salah satu primadona superfood. Beberapa penelitian telah membuktikan kandungan quinoa yang bermanfaat bagi kesehatan. Quinoa memiliki berbagai unsur gizi dalam jumlah memadai untuk menjaga kesehatan dan menyediakan energi bagi mereka yang mengonsumsinya.
Kandungan Nutrisi Quinoa
Biji-bijian serealia berukuran kecil ini memiliki kandungan protein yang lengkap sebagai pangan nabati yang ideal. Dan, juga sembilan asam amino esensial dalam serealia ini berguna untuk menjaga kesehatan. Kandungan seratnya pun tinggi. Dalam secangkir serealia quinoa terdapat 5 gram serat dan karbohidrat kompleks. Biji-bijian ini pun kaya akan mineral. Di antaranya mangan, ferum, magnesium, dan fosfor.
Kandungan karbohidrat kompleks dalam quinoa menjadikannya lama tercerna dalam sistem pencernaan, sehingga menimbulkan rasakenyang yang ama. Ini membuatnya menjadi salah satu bahan makanan diet. Selain itu, quinoa dapat menggantikan gandum bagi mereka yang alergi terhadap gluten.
Berbagai Jenis Quinoa dan Cara Penyajiannya
Setidaknya ada 3 macam quinoa yang tersedia di pasaran, yaitu:
1. Quinoa Putih
Jenis quinoa putih adalah yang paling banyak tersedia di pasaran. Harganya pun paling murah. Rasanya yang lembut dapat dicicipi setelah memasaknya selama 15 menit. Dalam penyajiannya, quinoa putih dapat disandingkan dengan berbagai menu. Misalnya ditaburkan di atas salad sayuran, sup, daging panggang, atau pun sebagai bahan cookies. Biasanya quinoa putih menemani sajian saat sarapan.
2. Quinoa Merah
Jenis quinoa merah cukup banyak terdapat di pasaran. Cara memasaknya pun mirip dengan quinoa putih atau nasi. Cita rasa quinoa merah lebih renyah, gurih, dan lebih padat daripada quinoa putih. Serealia ini biasa mendampingi salad, atau sebagai varian ketika membuat masakan berbahan gandum.
3. Quinoa Hitam
Jenis ini adalah yang paling mahal dan langka. Citarasanya mirip dengan quinoa merah, pun penggunaannya. Quinoa hitam terasa renyah dan padat, serta terdapat aroma seperti kacang.
4. Quinoa Warna-warni
Beberapa supplier quinoa terkadang menyediakan quinoa campuran dari ketiga jenis di atas. Quinoa campuran sangat cocok untuk salad atau dibuat menjadi susu sereal. Paduan ketiganya akan menghadirkan citarasa kompleks yang sangat lezat.

Quinoa tricolor atau campuran dari 3 macam quinoa. (Foto: Pixabay @pictavio)
5. Tepung Quinoa
Quinoa dalam bentuk tepung sangat baik untuk membuat cookies menggantikan tepung terigu, bila Anda alergi terhadap gluten. Cookies quinoa juga dapat dipadukan dengan berbagai bahan misalnya kismis atau potongan buah-buahan yang dikeringkan.
6. Krispi Quinoa
Quinoa yang digiling hingga berbentuk serpihan-serpihan dan dikeringkan. Proses ini menjadikannya lebih cepat matang saat memasaknya menjadi menu. Jika quinoa putih utuh membutuhkan 15 menit, maka serpih quinoa hanya membutuhkan 90 detik untuk memasaknya menjadi oatmeal yang ringan, lembut, dan sangat lezat. Krispi quinoa juga dapat menjadi topping pasta, smoothie, atau granola.
Demikianlah mengenai quinoa, biji-bijian serealia yang telah digunakan sejak zaman Inca. Hidangan dari bahan quinoa juga dapat Anda hidangkan saat menjamu relasi yang berkunjung saat Lebaran nanti. Citarasa dan keunikan quinoa sebagai salah satu bahan menu dalam hidangan Lebaran, insya Allah, akan membuat suasana lebih berkesan. (Pat)